Monday, December 23, 2019

Penyesalan

Penyesalan

Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.  (Yakobus 4:17)

Penyesalan selalu datangnya terlambat. Kebanyakan penyesalan diartikan sebagai sesuatu yang belum dilakukan entah karena tidak mau atau karena menunda untuk melakukannya. 

Jadi sebelum terjadi penyesalan sebaiknya kita segera melakukan, jika hal tersebut positif dan jangan menundanya. Ayat firman di atas sudah jelas mengatakan dosa bagi yang tidak melakukan apa yang baik yang seharusnya dilakukan.  
Sejauh apa yang kita lakukan adalah baik dan tidak merugikan orang lain maka lakukanlah dengan benar. 

Tetapi harus diingat  juga bahwa apa yang kita pikir baik bagi kita belum tentu baik bagi orang lain. Jadi baik dimaksud adalah baik pada umumnya seperti membantu orang kekurangan dengan kelebihan kita secara tulus tanpa imbalan apapun. Karena ada orang berbuat baik karena menguntungkan baginya. Kalau begitu kita sudah mendapat balasannya. Bukan itu yang Tuhan mau,  tetapi berbuat baik yang hanya Tuhan yang bisa membalaskannya. Artinya kita akan mendapatkan upah di sorga. 

Jangan pernah menunda perbuatan baik yang akan kita lakukan,  karena kita tidak tau kapan waktunya Tuhan memanggil,  sebelum terlambat dan timbul penyesalan,  maka segera lakukan. 

Kebaikan apa yang bisa kita lakukan sekarang. Tidak perduli besar atau kecil perbuatan kita,  karena Tuhan melihat ketulusan hati kita. Jangan berhitung selagi kita mampu lakukan saja. 

Tuhan menciptakan kita agar menjadi manusia yang berarti dan berguna bagi dunia ini dan bagi Tuhan. Apa yang sudah kita lakukan selama kita hidup di dunia ini adalah bekal kita dikehidupan kekal nanti. Jangan hanya memikirkan nikmatnya kehidupan di dunia ini sekarang yang hanya sementara,  tetapi yang terpenting adalah kehidupan kekal, yaitu apakah mau kebahagiaan atau penderitaan kekal. 

Selagi kita mampu melakukan kebaikan,  maka lakukanlah sebagai ucapan syukur kita atas berkat Tuhan yang tidak pernah ada habisnya. Percayalah tidak akan kekurangan dan ada kepuasan batin yang kita dapatkan yang tidak bisa dinilai dengan materi. Penyesalan tidak akan terjadi jika kita patuh terhadap suara hati kita,  tidak menunda dan mau berkorban dari keegoisan diri. 

Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.  (Hosea 14:2)

Tuhan Yesus memberkati. 

No comments:

Post a Comment