Janji
Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah. (Mazmur 12:6)
Janji adalah sesuatu yang akan dipenuhi atau dilakukan nanti. Manusia sering berjanji dan sering tidak menepati janjinya. Karena itu ada kalimat "jangan berjanji kalau tidak bisa menepatinya". Jarang kita menemukan orang yang benar-benar menepati janji. Hanya mereka yang hidup takut akan Tuhan yang takut tidak menepati janji. Karena janji sangat mudah diucapkan, apalagi jika dalam kondisi terjepit atau terpaksa. Tetapi janji sangat sulit dilakukan terlebih jika berkaitan dengan uang.
Seseorang yang saya kenal, pernah menjanjikan akan memberi berkat nanti jika mendapat berkat banyak, tetapi setelah berkat itu didapat, dia merasa sayang dan harus diminta dulu baru diberikan dengan terpaksa dan dengan banyak alasan sehingga apa yang dulu sudah dia janjikan tidak sesuai dan memberikannya dengan perasaan tidak suka atau tidak ikhlas. Itulah manusia jika berjanji selalu susah menepatinya. Lebih baik tidak usah diucapkan janji tersebut, karena jika tidak ditepati akan menyakiti perasaan orang yang dijanjikan. Selain berdosa karena tidak menepati janji (berbohong), juga berdosa karena menyakiti hati orang.
Hanya Tuhan yang janjinya ya dan amin.
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. (2 Petrus 3:9)
Ketika kita berjanji harus selalu diingat bahwa ada Tuhan yang ikut mendengar janji kita. Jadi tanggungjawab kita bukan hanya kepada orang yang kita janjikan, tetapi juga kepada Tuhan. Berhati-hatilah dalam mengucapkan janji. Lebih baik melakukan kebaikan langsung tanpa harus berjanji. Janji sama dengan hutang artinya harus dibayar atau ditepati, jika karena sesuatu hal yang tidak bisa dihindari yang membuat kita tidak bisa menepati janji, maka kita harus meminta maaf dan menjelasan kepada orang yang kita beri janji. Barulah janji itu bisa dibatalkan dengan benar.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment