Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! (Roma 12:12)
Salah satu buah Roh adalah kesabaran (Galatia 5:22 ). Sabar juga adalah salah satu sifat dari kasih. Kesabaran tidaklah mudah dilakukan, jika tidak ada kasih, contohnya pada saat merawat atau melayani orang, mungkin ada yang sabar karena dibayar tetapi itu sifatnya sebentar, jika terlalu lama akan timbul kejahatan. contohnya ada beberapa kejadian penganiayaan yang terjadi pada anak maupun orang tua oleh pembantu atau perawat, karena yang dilakukan untuk uang jadi tidak ada kasih, sehingga mudah emosi akibatnya mereka melakukan kejahatan seperti penganiayaan bahkan sampai tewas.
Orang tua yang punya kasih tidak mungkin bisa membunuh anaknya sendiri, demikian juga anak yang punya kasih tidak akan tega membunuh orang tuanya. Seperti yang terjadi diberita beberapa hari ini.
Kasih yang bukan dari Tuhan sifatnya sementara sesuai dengan kebutuhan, tetapi kasih yang dari Tuhan akan bertahan bahkan sampai harus menderita karenanya. Karena ada kasih maka timbul kesabaran.
Ada kalimat yang saya setuju dari ucapan seorang pendeta yang mengatakan : "dibutuhkan hati yang baik atau penuh kasih untuk bisa berbuat baik, sebaliknya dibutuhkan hati yang busuk untuk bisa berbuat jahat".
Jadi bagaimana hati kita itulah yang bisa menentukan baik atau buruk perbuatan kita. Jadi kalau dasar hatinya baik, akan sulit baginya untuk berbuat jahat, sebaliknya jika hatinya busuk, maka akan dengan mudah melakukan kejahatan. Contohnya saya perhatikan orang yang sudah terbiasa mencuri akan terus mencuri kecuali bertobat, demikian juga yang biasa berbohong akan terus berbohong. Kalau dasar hatinya busuk, maka dengan mudah dia melakukan kejahatan. Berbeda dengan orang yang dasar hatinya baik ketika akan berbuat jahat ada ketakutan dan tidak akan tega atau mampu melakukannya.
Kembali pada topik kesabaran, berapa lama? ada beberapa kesaksian kesabaran, setelah lebih dari sepuluh tahun berdoa untuk penjualan sebidang tanah, akhirnya Tuhan kirimkan pembeli tepat pada waktunya.
Kesabaran menunggu pengembalian dana yang dipakai seseorang yang selalu berjanji dan belum menepatinya, akhirnya dengan doa dan kesabaran bisa ditepati. Kesabaran menunggu momongan setelah bertahun-tahun menikah juga akhirnya mendapatkan. Dan banyak lagi kesaksian tentang kesabaran.
Jangan tanya berapa lama? Bersabar saja, Tuhan tidak pernah terlambat dan juga tidak terlalu cepat, tetapi tepat pada waktunya. Kesabaran kita karena berdasarkan kasih, pasti akan berbuah pada waktunya
Berharap kepada Tuhan saja dan sabar menunggu waktu yang terbaik sambil tetap berdoa.
Tuhan Yesus memberkati kita semua
No comments:
Post a Comment