Tuhan tau yang terbaik.
Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia." (1 Korintus 2:9)
Setiap kita pasti punya keinginan agar doa kita dijawab oleh Tuhan. Jika memang berkenan, Tuhan pasti menjawab doa kita, tetapi tidak seperti yang kita mau. Kadangkala kita berpikir jawaban doa seperti yang kita mau, tetapi Tuhan punya cara dan yang pasti itu lebih baik dari yang kita mau, kenapa? Karena Tuhan tau yang terbaik bagi kita.
Seperti yang pernah saya alami beberapa waktu yang lalu. Ketika itu saya sedang membuat kue berharap ada dari salah satu netizen di facebook membelinya, ternyata bukan mereka yang membeli, tetapi salah satu teman saudara yang langsung mau ambil dan membayarnya. Ada beberapa kejadian juga pernah saya alami dimana doa kita dijawab tidak sesuai harapan kita, akan tetapi dengan hasil yang sama bahkan lebih baik tapi dengan cara yang berbeda. Seperti itulah makna dari ayat mas diatas.
Apa yang tidak terpikirkan oleh kita itulah yang Tuhan berikan, bahkan lebih dari yang kita harapkan.
Berdoa memohon kepada Tuhan itu tugas kita, tetapi yang harus diingat cara Tuhan menjawab adalah bagianNya. Jangan mendikte Tuhan harus mengikuti apa yang kita mau, biarlah Tuhan melakukan apa yang menjadi bagianNya. Cara Tuhan yang kita ikuti bukan cara kita. Percayalah pasti yang terbaik yang akan kita terima. Serahkan semua kepada Tuhan, kita hanya meminta dan Tuhan yang menentukan cara dan jawabanNya.
Bagaimana agar kita bisa mengikuti apa yang Tuhan kehendaki? Yaitu dengan melatih kepekaan kita akan suara Tuhan atau suara Roh Kudus yang ada didalam kita dengan cara rajin berdoa dan membaca alkitab, maka kita akan bisa membedakan keinginan daging dan keinginan Roh, biasanya suara roh adalah diluar kebiasaan atau yang seharusnya tetapi bisa kita lakukan dan dibutuhkan keberanian dan ketaatan untuk melakukannya. Ada kejadian yang baru saja dialami oleh seorang pilot yang mengikuti suara Roh Kudus sehingga selamat dari bencana tsunami di Palu. Jangan keraskan hati jika Roh Kudus berbicara.
Kiranya kita belajar untuk berserah kepada Tuhan dengan melakukan bagian kita yaitu berdoa, dan menyerahkan sepenuhnya apa yang menjadi bagian Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
No comments:
Post a Comment