Menghormati Tuhan
Sebab itu -- demikianlah firman TUHAN, Allah Israel -- sesungguhnya Aku telah berjanji: Keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku selamanya, tetapi sekarang -- demikianlah firman TUHAN --: Jauhlah hal itu dari pada-Ku! Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah. (1 Samuel 2:30)
Kita beribadah minimal satu minggu sekali dan hanya dua jam. Waktu yang tidak panjang dari waktu yang kita punya dalam sehari, namun seringkali membuat kita tidak sabar menunggu selesai ibadah. Adakah diantara kita yang sangat merindukan hari ibadah? Sangat jarang orang yang menantikan saat ibadah dengan kerinduan. Padahal dengan ibadah kita bisa menyampaikan perasaan kita kepada Tuhan. Dalam ibadah sering kita temui orang yang masih ngobrol, memainkan handphone bahkan ada yang selfi. Sering juga ada yang pulang sebelum ibadah selesai dengan berbagai alasan. Ibadah adalah cara kita bersyukur kepada Tuhan atas anugerahnya bagi hidup kita. Tuhan beri kita enam hari untuk melakukan aktivitas duniawi, pada hari ketujuh hanya satu hari bahkan cuma dua jam Tuhan minta kita beribadah mengucap syukur atas berkatnya selama enam hari itupun banyak yang keberatan melakukannya dengan berbagai alasan.
Seandainya kita dalam suatu pertemuan dengan orang, kemudian kita memainkan hp, mengobrol dengan yang lain dan lain-lain yang tidak berhubungan dengan pertemuan tersebut, maka kita dianggap tidak menghormati pembicaranya. Demikian juga ditempat ibadah jangan sibuk dengan hal yang tidak ada hubungannya dengan ibadah. Hargai rumah ibadah,maka sama dengan kita menghargai Tuhan.
Sadarkah kita bahwa rumah ibadah adalah rumah Tuhan, ketika kita datang beribadah kita mau untuk memuji, mengucap syukur dan mendengar firman Tuhan itu artinya kita percaya bahwa dirumah ibadah Tuhan hadir, karena Tuhan tidak kelihatan membuat manusia lupa keberadaan Tuhan. Tuhan hanya ingin kita fokus selama ibadah berlangsung, menghormati Tuhan dengan tidak melakukan aktivitas diluar kegiatan ibadah. Dan sudah seharusnya kita senang jika datang kerumah Tuhan. Daud mengungkapkan sukacita dan kerinduannya berada dirumah Tuhan seperti yang tertulis dalam kitab Mazmur 27:4
"Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya. "
mazmur 84:10 :
"Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik. "
Jadikan perjumpaan dengan Tuhan di rumah ibadah sebagai sesuatu yang menyenangkan.
Buat Tuhan bangga terhadap anak-anaknya. Buat mempelai pria jatuh cinta kepada mempelai wanitanya.
Kiranya kita bisa menghormati Tuhan dengan bersungguh-sungguh beribadah dirumah Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
No comments:
Post a Comment