Sunday, October 21, 2018

Cari kebenaran

Mencari kebenaran

Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.  (Mazmur 25:5)

Ketika saya bekerja di Medan, saya terlibat percakapan dengan seorang teman asli Medan yang beragama kristen sejak lahir, pada waktu itu kami bicara masalah agama,  saya lupa awal pembicaraannya,  yang saya ingat adalah dia mengatakan bahwa semua agama itu menyembah pada Allah yang sama, perbedaannya hanya nama atau penyebutannya saja yang berbeda.  Saya kaget akan pernyataannya, lalu saya katakan padanya bahwa tidak sama Tuhannya yang orang kristen maksud dengan Tuhan yang agama lain maksud,  karena kita percaya dan menyembah Yesus sedangkan diluar agama kristen tidak percaya Yesus,  bagi kita Tuhan yang kita sembah adalah Yesus sedangkan mereka tidak menyembah Yesus. Tuhan yang kita maksud adalah Tuhan Yesus yang adalah Allah yang menjadi manusia lalu mati disalib  dan bangkit pada hari ketiga untuk menyelamatkan orang berdosa dari kematian kekal.
Baca Yohanes 14:6 :
"Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Teman saya itu tetap dengan pendiriannya bahwa hanya penyebutan nama saja yang beda tetapi Tuhan yang dimaksud adalah sama. Saya sarankan kepadanya untuk bertanya dalam doa agar ditunjukkan Tuhan yang benar.

Saya kemudian tersadar bahwa ada beberapa orang yang menyebut dirinya kristen, tapi tidak mengetahui banyak dan tidak mencari kebenaran akan agama yang dianutnya, mereka hanya mengikuti apa yang dipercayai oleh nenek moyang mereka, tanpa mencari kebenaran akan agama yang diwariskan oleh nenek moyang mereka.

Melalui renungan ini saya menghimbau kepada kita yang sudah kristen untuk benar-benar mengerti tentang kekristenan dan mengalami sendiri akan keberadaan Tuhan Yesus yang kita sembah dan percayai.  Tanyakan dan alami pengalaman bersama Yesus. Pelajari Alkitab yang adalah firman Allah.

Ajarkan anak-anak kita untuk selalu membaca dan mendalami kitab suci,  sebelum alkitab hilang dari peredaran.  Saya berbicara ini karena sekarang sudah tidak banyak orang kegereja membawa alkitab,  tetapi handphone. Jangan sampai nanti perusahaan pencetak alkitab ditutup, gara-gara sudah tidak ada yang memerlukan buku alkitab  lagi. Akan bertambah lagi menyedihkan jika nanti aplikasi alkitab yang selama ini ada di ponsel kita dihapus (karena iblis memakai banyak cara untuk menarik pengikut). Tidak akan ada lagi pegangan kita akan kebenaran firman Tuhan. Tetapi jika dari sekarang kita mengajarkan generasi kita untuk mempelajari alkitab sejak dini,  maka dimasa akan datang mereka tidak tertinggal dan tidak goyah oleh tipu daya iblis, karena mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.
Selagi ada kesempatan, mulai sekarang kita harus selalu membaca alkitab dan menguasai semua firman Allah untuk bisa kita wariskan pada generasi kita, agar kebenaran tentang Kristus tetap ada sampai puluhan tahun bahkan ratusan tahun.  Marilah kita bersama-sama melestarikan dan mewariskan kebenaran akan firman Tuhan pada generasi kita. Selamatkan banyak jiwa untuk memenuhi sorga. Jalankan misi Tuhan yang tertulis di Matius 28:19-20 :
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment