Saturday, December 21, 2019

kelemahan

Kelemahan 

Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.  (2 Korintus 12:9)

Hidup adalah perjuangan,  seperti dalam sebuah perlombaan ada garis finish yang akan kita capai. Ada beberapa persiapan dan rintangan yang akan kita hadapi dalam prosesnya. 

Pertama kita berlatih untuk bekal kita yaitu isi dengan firman Tuhan setiap hari yang akan menuntun kita dijalan yang benar. 

Kedua tetap berhati-hati dan selalu waspada, karena iblis tidak suka melihat kesetiaan kita,  dia akan selalu mencari kelemahan kita dan menyerang kita tepat pada waktunya sehingga kita bisa jatuh dalam dosa. 

Sungguh diakhir jaman ini, sebagai orang percaya kita harus peka akan rancangan iblis yang begitu hebat dan licin. Dimana dengan sangat lembut sehingga tidak terasa dan tanpa sadar kita sudah mulai masuk kedalam perangkapnya. Melalui kehidupan sehari-hari tanpa kita rencanakan dan tanpa kita ingini, kita disuguhkan kejahatan yang bermacam-macam, iblis dengan caranya memakai kelemahan kita sehingga secara tidak sadar kita sedang ditawarkan kenikmatan atau kesenangan akan dosa.

contoh kecil bagaimana reaksi kita saat kita melihat sebuah ketidak adilan terjadi ? Marah ? Yang akhirnya timbul penghakiman / penilaian dimana kita akan merasa puas karenanya ( siapakah kita sehingga kita dapat menghakimi ?) Atau Hal hal lain dengan tidak bermaksud membicarakan orang lain tetapi tanpa sadar kita sudah masuk dalam perangkap iblis. 

Banyak hal lagi yang dapat dipakai oleh iblis bahkan yang berbungkus rohani. Seakan apa yang kita lakukan benar,  padahal kita sedang terseret oleh tipuan iblis. Pada saat kita sedang dalam percakapan dengan orang yg lebih tua atau dituakan atau bahkan dalam suatu counseling dg hamba Tuhan, tidak terasa sering Kali tanpa sadar kita masuk dalam percakapan membicarakan yang mungkin aib atau kesalahan dimasa lampau seorang hamba Tuhan.

Sebaliknya mari kita dukung dalam doa  agar hamba Tuhan tersebut tetap kuat dalam iman percayanya. Lihat hal yang positif yang Tuhan percayakan padanya.  Karena semua orang punya masa lalu.  

Kita harus tetap waspada dan peka karena iblis sangat licik, kelemahan kita dipakai untuk menjatuhkan kita kedalam dosa. 

Terus berjuang sampai akhir, segala rintangan dan hambatan akan bisa kita lewati bersama Tuhan yang selalu memberikan kekuatan dan kemampuan untuk menjalani,  jangan menyimpang dan jangan putus asa, Tuhan ada bersamamu,  kuasaNya akan sempurna dalam kelemahan kita,  dan ingat tujuan akhir hidup kita atau finish perjuangan kita adalah menyelesaikan rumah kita di surga yang indah penuh kemuliaan. Agar saat Tuhan memanggil kita rumah kita sudah siap. 
Tuhan Yesus memberkati. 

Tuesday, December 17, 2019

Taat firman

Taat firman

Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.  (Amsal 13:13)

Bicara ketaatan jadi ingat saat sekolah, ketika ada guru semua murid duduk manis,  tetapi jika guru tidak ada dikelas jadi ramai. Ketaatan seseorang bisa terjadi jika ada yang ditakuti atau dihormati. Keberadaan secara fisik seseorang yang ditakuti atau dihormati yang membuat orang mentaati peraturan yang ada.  Sebaliknya jika tidak ada,  maka mereka akan seenaknya terhadap peraturan.
Sama halnya di jalan raya, jika ada polisi pengguna jalan tertib berlalu lintas. 

Berbeda halnya jika kita bicara ketaatan kepada Tuhan. Tuhan tidak kelihatan, perbuatan ketaatan kita cuma Tuhan dan kita yang tau. Kita taat pada fisik yang tidak kelihatan,  akan lebih sulit dilakukan dan sering diabaikan.  Dalam renungan ini saya mau menuliskan tentang ketaatan persembahan persepuluhan kepada Tuhan. Kita bisa taat akan hal ini jika kita lebih mengutamakan Tuhan daripada kebutuhan hidup kita. 

Pengalaman saya mengajarkan dan menunjukan bahwa jika kita taat akan persembahan persepuluhan,  maka janji Tuhan akan digenapi dalam hidup kita  demikian sebaliknya. 

Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.  (Mazmur 18:30)

Suatu saat saya mendapat berkat, lalu saya ingat harus bayar perpuluhan, tetapi ketika ingat besok harus membayar sesuatu saya bermaksud memberikan lima persen dulu perpuluhannya,  nanti sisanya lima persen lagi, cuma setelah membayar saya jadi tidak tenang dan suami bilang bayar saja,  akhirnya saya kirim lagi yang lima persen dan berpikir biar aja urusan besok pasti ada. Benar saja sorenya ada orang datang beli jualan online saya seharga uang yang saya perlu puji Tuhan jikalau kita taat,  maka Tuhan pasti menepati janjiNya (maleakhi 3:10)

Ada juga kesaksian seorang yang diberkati Tuhan,  awalnya dengan penghasilan lima juta masih bisa memberi sepuluh persen  kemudian penghasilan bertambah menjadi sepuluh juta, dia masih taat membayar sepersepuluh, tetapi saat makin besar jumlah penghasilannya menjadi seratus juta,  dia mulai berhitung,  akhirnya mulai kurang taat. Dan apa yang terjadi oleh sesuatu hal dia tidak bekerja lagi dan kembali jatuh miskin. 

Di alkitab juga ada kisah ananias dan safira yang menahan sebagian hasil untuk persembahan,  akibatnya kehilangan nyawa (kisah para rasul 5:1-11)

Belajar dari kesaksian di atas, maka kita harus selalu taat dan setia pada perintah Tuhan. Utamakan untuk Tuhan daripada untuk diri kita.  Walaupun Tuhan tidak kelihatan,  tapi mata Tuhan melihat segala perbuatan kita. 

Tuhan Yesus memberkati. 

Sunday, December 15, 2019

kerelaan

Kerelaan

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. (2 Korintus 9:7)

Ada ungkapan yang bagus yaitu : "Tuliskan segala yang buruk diatas pasir,  dan  tuliskan segala yang baik di atas batu"
Artinya kita harus cepat melupakan segala yang buruk diantaranya seperti sakit hati dengan memaafkan,  dan segala yang baik jangan mudah dilupakan harus selalu diingat untuk kita bisa bersyukur. Dibutuhkan kerelaan hati untuk bisa melupakan segala yang buruk dalam hidup kita.

Apa yang terjadi dengan kita umumnya malah menyimpan yang buruk dan melupakan yang baik.  Ada perumpamaan karena nila setitik,  rusak susu sebelanga. 
Hanya karena sedikit kesalahan,  maka semua yang baik dilupakan. Seringkali hanya kesalahan yang diingat. 

Berbicara kebaikan memang ada orang yang berbuat baik karena mempunyai alasan yang menguntungkan baginya atau ingin menuntut balasan. Jarang sekali yang melakukan kebaikan dengan tulus karena kasih.  Hal ini bisa kita lihat dari sikapnya yang hanya baik selama kita menguntungkannya,  tetapi disaat kita menegur atau melakukan yang tidak menyenangkan hatinya, dia mengungkit semua kebaikan yang sudah dia lakukan bagi kita.  Ini yang dinamakan tidak rela atau tidak tulus.  

Seseorang yang tulus tidak akan mengungkit semua kebaikannya. Firman Tuhan mengajarkan untuk tidak memplokamirkan kebaikan baca Matius 6:3 :

Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. (Matius 6:3)

Marilah kita belajar tentang kerelaan hati dengan cara tidak mengungkitnya pada saat orang itu tidak menyenangkan kita, karena kebaikan adalah buah dari kasih sebagai bukti kita mengasihi Tuhan,  sebaliknya mengingat kebaikan orang bagi kita sebagai ucapan syukur karena kasih anugerah Tuhan bagi kita lewat orang itu. 

Biarlah hanya Tuhan yang mengetahui semua kebaikan kita, kerelaan kita dalam berbuat kebaikan tulus tanpa alasan apapun. 
Tuhan Yesus memberkati. 

Tuesday, December 10, 2019

janji

Janji

Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.  (Mazmur 12:6)

Janji adalah sesuatu yang akan dipenuhi atau dilakukan nanti.  Manusia sering berjanji dan sering tidak menepati janjinya. Karena itu ada kalimat "jangan berjanji kalau tidak bisa menepatinya". Jarang kita menemukan orang yang benar-benar menepati janji. Hanya mereka yang hidup takut akan Tuhan yang takut tidak menepati janji. Karena janji sangat mudah diucapkan,  apalagi jika dalam kondisi terjepit atau terpaksa. Tetapi janji sangat sulit dilakukan terlebih jika berkaitan  dengan uang. 

Seseorang yang saya kenal, pernah menjanjikan akan memberi berkat nanti jika mendapat berkat banyak,  tetapi setelah berkat itu didapat, dia merasa sayang dan harus diminta dulu baru diberikan dengan terpaksa dan dengan banyak alasan sehingga apa yang dulu sudah dia janjikan tidak sesuai dan memberikannya dengan perasaan tidak suka atau tidak ikhlas.  Itulah manusia jika berjanji selalu susah menepatinya. Lebih baik tidak usah diucapkan janji tersebut,  karena jika tidak ditepati akan menyakiti perasaan orang  yang dijanjikan. Selain berdosa karena tidak menepati janji (berbohong), juga berdosa karena menyakiti hati orang. 

Hanya Tuhan yang janjinya ya dan amin. 

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.  (2 Petrus 3:9)

Ketika kita berjanji harus selalu diingat bahwa ada Tuhan yang ikut mendengar janji kita.  Jadi tanggungjawab kita bukan hanya kepada orang yang kita janjikan,  tetapi juga kepada Tuhan. Berhati-hatilah dalam mengucapkan janji. Lebih baik melakukan kebaikan langsung tanpa harus berjanji. Janji sama dengan hutang  artinya harus dibayar atau ditepati,  jika karena sesuatu hal yang tidak bisa dihindari yang membuat kita tidak bisa menepati janji,  maka kita harus meminta maaf dan menjelasan kepada orang yang kita beri janji. Barulah janji itu bisa dibatalkan dengan benar. 

Tuhan Yesus memberkati. 

Friday, December 6, 2019

Hidup ini singkat

Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia." (Lukas 21:36)

Beberapa hari ini banyak berita yang menyiarkan tentang kecelakaan sepele tetapi berakibat fatal misalnya orang yang sedang berlari pagi di sekitar komplek perumahan tewas tertabrak mobil(ingin sehat malah meninggal dunia),  orang memakai scooter listrik mau kekantor tewas ditabrak pengendara mobil yang mabok. Dan lain sebagainya masih banyak kejadian sepele yang berakibat fatal. 

Kisah di atas mengingatkan kita bahwa kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi didepan, walaupun kita sudah berhati-hati,  atau benar, tetap saja kita tidak bisa luput dari bahaya, karenanya kita harus selalu ingat berdoa sebelum melakukan segala sesuatu, mohon ampun segala kesalahan kita,  meminta kepada Tuhan agar malaikatnya selalu ada bersama kita. 
Segala sesuatu bisa terjadi selama kita hidup, jika kita selalu ingat untuk menyerahkan hidup kita setiap hari kepada Tuhan,  maka malaikatNya akan selalu menjaga kita dari segala yang buruk. 

Tidak selamanya kita dalam kondisi yang baik,  akan tetapi dengan penyertaan Tuhan, walau rasanya seperti dalam bara api kita tidak akan terbakar (ingat cerita sadrah, mesah dan abednego), walau seperti digua singa (seperti Daniel),  kita tidak akan binasa,  karena ada malaikat Tuhan yang menjaga kita. 

Tetaplah setia mengiring Tuhan,  jangan putus asa,  sabar dalam segala hal dan percayalah Dia Tuhan yang maha segalanya. Berjaga dan berdoa senantiasa.
Tuhan Yesus memberkati 

Thursday, December 5, 2019

orang kaya susah ke Sorga

Orang kaya sukar masuk sorga

Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." (Matius 19:24)

Ayat diatas tidak asing bagi kita orang percaya. Firman Tuhan ya dan amin, apa yang dituliskan memang seperti itu terjadinya.  Bisa kita mengerti firman tersebut, karena kita banyak melihat bahwa sebagian besar orang kaya yang belum bersungguh-sungguh hidup didalam Tuhan,  mereka begitu egois, merasa diri paling benar,  paling hebat,  paling berkuasa terutama terhadap orang-orang yang punya status dibawahnya. 

Harta dan kekayaan membuat orang merasa hebat,  sebab merasa mampu melakukan segala sesuatu yang dikehendaki,  sehingga bisa memperlakukan orang seenaknya,  tidak memperdulikan perasaan orang,  merendahkan orang yang kurang beruntung dan selalu curiga pada orang yang baik kepadanya. Banyak hal negatif yang disebabkan oleh harta dan kekayaan. Oleh karena itu orang kaya sangat susah untuk masuk sorga. 

Mata dan hati orang kaya dibutakan dengan harta yang mereka miliki.  Tidak menyadari bahwa apa yang dimiliki tidak akan dibawa mati, dan tidak berguna ketika Tuhan sudah mengambil nafas hidupnya. Hidup akan berarti jika kita bisa membuat orang sukacita dan bahagia, ada kepuasan batin tersendiri dalam hal ini. 

Menjadi kaya banyak dicita-citakan orang, mungkin karena dari luar kelihatannya enak, sebab semua yang diinginkan bisa didapatkan. Padahal dengan kekayaannya ada yang tidak bisa menikmati mungkin  karena penyakit,  hati dan pikiran tidak tenang selama hidupnya karena memikirkan hartanya. 

Firman Tuhan sudah mengatakan akan hal kehidupan orang kaya sebagai berikut : 
Enak tidurnya orang yang bekerja, baik ia makan sedikit maupun banyak; tetapi kekenyangan orang kaya sekali-kali tidak membiarkan dia tidur. (Pengkhotbah 5:12)

Sebagai orang percaya sebaiknya kita hidup cukup saja,  karena Tuhan sudah mengatakan dan mengajari tentang ini. Ingat doa Bapa kami,.... berikanlah....  makanan kami yang secukupnya
"Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya "(Matius 6:11)

Karena sekaya apapun kita pola makan sehat tetap makannya hanya bisa tiga kali sehari,  tidurnya tetap hanya dalam satu kamar dengan satu ranjang. Saya melihat semakin kaya orang biasanya semakin pelit. Ada orang kaya yang dibutakan oleh hartanya,  sehingga tidak perduli dengan saudaranya yang susah. Merasa kekayaan yang didapat karena usahanya dan tidak boleh orang lain menikmati. Orang kaya cenderung serakah, sudah punya segalanya masih mau lebih lagi,  bahkan saya melihat ada yang memanfaatkan kesusahan orang untuk memperkaya diri. 
Saya memperhatikan orang kaya diperhamba oleh uangnya, selalu sibuk dengan hartanya sampai kecapean dan sakit. 
Kita harus jadi tuan atas uang,  bukan uang yang menjadikan kita hambanya, mari kita belajar hidup cukup, 
(Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."  (Ibrani 13:5))

Tetapi seandainya kita diberkati sebagai orang kaya,  ingat pergunakanlah untuk menjadi berkat bagi sesama dan untuk memuliakan Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati. 

Fitnah lebih kejam dati pembunuhan

Fitnah lebih kejam dari pembunuhan

Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. (Matius 5:11)

Fitnah lebih kejam dari pembunuhan,  merupakan ungkapan yang sangat tajam artinya dan benar. Karena akibat dari difitnah bisa lebih sakit dan lama terasa sakitnya daripada kita dilukai secara fisik. Rasa sakit yang diderita orang yang difitnah tidak hanya mental/hati  yang sakit tetapi juga akan mempengaruhi fisik. 

Saya pernah difitnah sewaktu dulu bekerja,  saya dikambing hitamkan oleh teman agar dia kelihatan baik dimata pimpinan, saya pernah juga dimarahi tanpa melakukan kesalahan. Saya cuma berdoa didalam hati ya Tuhan tolong saya,  dan Tuhan membela saya tidak lama orang yang sudah memarahi saya tanpa sebab meminta maaf. Walaupun sudah difitnah hubungan saya tetap baik dengan orang-orang itu,  karena memang saya tidak bersalah dan saya juga sudah memaafkan,  sehingga mereka sendiri merasa malu dan tidak harus menjauhi saya. 

Fitnah terjadi bisa karena iri, atau karena kita melakukan kebenaran. Tidaklah mudah menjalani hidup benar,  bahkan nyawa menjadi taruhannya,  Yohanes pembabtis harus dipancung kepalanya akibat menegur suatu kesalahan yang dilakukan oleh Herodes yang mengambil Herodias istri filipus saudaranya (matius 14). Dendam terjadi akibat dari orang yang tidak mau menerima kebenaran.

Janganlah takut melakukan kebenaran,  karena kita punya Allah yang akan membela kita,  kalaupun harus berkorban,  tidak akan sia-sia. 
Walau kita harus menderita karena benar, jangan mundur,  maju saja jalani hidup kita karena upah kita besar di sorga.

Tidak mudah bukan berarti tidak mungkin menjalani hidup benar, perlindungan dan kekuatan dari Tuhan akan menyertai perjalanan hidup kita. Jangan biarkan fitnah merubah hati kita dipenuhi dengan kebencian. Lepaskan pengampunan dan doakan orang yang memfitnah kita. 

Tuhan Yesus memberkati