Monday, January 18, 2021

Pesan Tuhan

Pesan Tuhan

Roma 8:18
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Awal tahun ini banyak kejadian buruk yang tidak pernah kita duga dan pikirkan akan terjadi. Belum surut air yang masuk kerumah karena banjir besar melanda kota kami, berita dukacita datang tiba-tiba. Sepertinya baru kemaren kita melihat seseorang baik-baik saja,  ternyata hari ini Tuhan sudah memanggilnya diusianya yang masih sangat muda dan baru berbahagia karena mendapatkan seorang anak perempuan yang lucu. Apa yang dialami keponakan kami karena  ditinggal oleh istrinya yang terkena  serangan jantung benar-benar diluar dugaan tanpa sakit dan hanya beberapa hari di ruang iccu rumah sakit harus kembali ke rumah Bapa di sorga. 

Saya merenung beberapa hari ini, kita tidak tau apa yang akan terjadi besok, bisa buruk atau baik,  bisa senang atau sedih,  yang penting adalah bagaimana reaksi kita disaat semua itu terjadi dalam hidup kita,  apakah akan terpuruk ataukah akan tetap tegar karena semua Tuhan yang punya kuasa dan mengatur hidup umat manusia. Siapkah kita disaat yang terburuk itu terjadi? 

Kesedihan pasti kita alami,  tetapi bagi orang yang percaya kepada Tuhan,  kesedihan,  kesukaan dan kebahagiaan adalah bagian dari kehidupan yang pasti akan dialami oleh semua orang dan percayalah bahwa kita akan kuat dan mampu melewati semuanya dengan pertolongan Tuhan. 

Kita harus mengambil pelajaran dari setiap peristiwa agar hidup kita menjadi lebih baik dan tidak perlu menyalahkan siapapun atau keadaan apalagi sampai bertanya kepada Tuhan mengapa ini terjadi..??  Bukan itu yang Tuhan mau tetapi Dia mau kita tetap kuat,  tetap yakin dan percaya bahwa kita bisa dan mampu melewati semua masalah dalam kehidupan dan bersyukur karena mengalaminya yang berarti kita diproses Tuhan menjadi murni dan sempurna, jika kita bisa berhasil melaluinya dan keluar sebagai pemenang.

Belajar dari penderitaan yang terjadi,  kita sekarang bisa lebih tenang dan tidak panik lagi,  yang terpenting utamakan cari Tuhan terlebih dahulu. 

Tugas kita adalah menjadi orang yang berarti dan berusaha yang terbaik dalam semua aspek kehidupan dengan tidak hanya mementingkan diri sendiri. 

Disaat penderitaan datang jangan menyalahkan atau bersikap arogan kepada orang yang perhatian kepada kita dengan mengatakan jangan mencampuri urusan,  tetapi kita harus berterima kasih kepada orang yang perhatian kepada kita walau tidak sepaham dengan kita. Kita harus selalu melihat sisi positif dari apapun itu dan jangan berfikir negatif karena akan merugikan diri sendiri.

Anggap suatu keberuntungan karena masih ada yang perduli dan perhatian kepada kita walaupun kita tidak bisa menerima pendapat atau saran orang tersebut,  bukan berarti kita munafik hanya ucapkan terimakasih dengan tulus bukanlah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Bahkan yang sulit seperti mengasihi musuh Tuhan ajarkan kepada kita untuk dilakukan.

Lukas 6:27
"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;

Tuhan Yesus memberkati

No comments:

Post a Comment