Kolose 2:3
sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
Sebagai penulis renungan ini saya merasa diberkati akan setiap tulisan dalam setiapa renungan yang terbit. Setiap tulisan dalam renungan ini bagai pedang bermata dua satu untuk semua pembaca renungan ini dan satu lagi untuk saya sebagai penulisnya. Setiap tulisan dalam renungan ini terjadi begitu saja atas dasar dari apa yang saya dengar, apa yang saya rasakan, saya pikirkan dan saya lakukan dalam menjalani kehidupan ini bersama Tuhan yang melalui Roh kudusnya sering berbicara dalam hati dan juga lewat apa yang saya atau orang lain lihat, dengar, dan alami.
Ketika hikmat itu datang tidak bisa saya tunda selalu terngiang di kepala. Begitu saya tuliskan akan tertulis secara cepat dan terselesaikan, seperti ada yang mendikte setiap kalimat yang saya tulis. Jika saya baca kembali saya sendiri heran kenapa saya bisa menuliskan renungan ini. Tuhan sendiri lewat roh kudusnya yang menuntun saya.
Merupakan harta terindah dan paling berharga adalah terpilihnya kita sebagai anak Tuhan, umat kepunyaanNya. Karena itu jangan menukar harta kita yaitu sebagai anak Tuhan dan juga hikmat dan pengetahuan dari Tuhan dengan segala yang dunia berikan.
Tujuan kehidupan kita hanya untuk menyenangkan hati Tuhan, semua yang kita lakukan dan kerjakan adalah seperti untuk Tuhan.
Menjaga perkataan dan perbuatan kita agar berjalan sesuai dengan firman Tuhan dan kehendak Tuhan bagi hidup kita.
Memperoleh hikmat dari Tuhan adalah harta yang paling berharga dan merupakan sukacita besar, karena artinya Allah berkenan dan mau bekerja dalam hidup kita.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment