Thursday, January 28, 2021

mengalahkan kejahatan

Mengalahkan kejahatan dengan kebaikan. 

Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!  (Roma 12:17)
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!  (Roma 12:21)

Saya teringat bagaimana cara membibit tanaman, pertama kita harus mengeringkan biji tanaman, lalu menanamnya sampai mengeluarkan tunas, merawatnya sampai tumbuh menjadi pohon yang akan menghasilkan buah. Dari bibit sampai menghasilkan buah harus melalui proses yang memerlukan pengorbanan dari mulai waktu dan perawatan. Bibit yang baik akan menghasilkan buah yang baik,  untuk menjadi bibit,  biji harus mati dulu kemudian setelah tumbuh menjadi tunas, jika dirawat dengan baik,  akan menghasilkan buah,  tetapi jika bibit yang baik tidak dirawat dengan baik tidak akan menghasilkan buah yang baik. 

Demikian juga dengan kita manusia,  walaupun terlahir dari keluarga yang baik,  tetapi jika kita tidak hidup dengan baik, maka kita tidak akan menjadi orang baik. Untuk menjadi orang yang baik,  kita harus mematikan segala yang buruk dan melalui proses yang benar kita akan tumbuh menjadi manusia yang berbudi baik.

Lewat proses pribadi kita akan dibentuk semakin baik atau buruk semua tergantung bagaimana kita merespon atau menerimanya. 
Karena setiap proses yang benar tidak instan dan tidak mudah,  tetapi perlu waktu dan pengorbanan bahkan harus meninggalkan zona nyaman untuk bisa menjadi baik dan benar. 

Ingat Yusuf disaat menjadi petinggi di Mesir ada godaan yang jika dia tidak menghindar dan tetap berada di zona nyamannya,  akan tetapi dia rela meninggalkan semuanya bahkan berbalik sampai dititik terendah sebagai "narapidana" demi kebenaran. Apa yang Yusuf lakukan ketika akhirnya diangkat tinggi menjadi orang nomer dua setelah raja,  dia tidak membalas kejahatan yang sudah dialaminya, dan menganggap semua untuk kebaikan keluarganya. 

Semua yang menyakitkan hati, yang membuat kita menderita hendaknya kita buang dalam hati dan pikiran kita, matikan dan kubur semua, karena akan mengurangi dan menghilangkan damai sukacita, dan agar yang baik bisa tumbuh serta menguasai hidup kita. 

Mari kita belajar untuk tidak membalas yang jahat, tetapi memberikan pengampunan dan memberkati dalam setiap doa kita seperti yang Tuhan ajarkan. Kalahkan setiap kejahatan dengan kebaikan. 

Begitu juga dengan diri kita, akan selalu memohon pengampunan dalam setiap doa kita, karena kita tidak pernah lepas dari dosa,  baik yang kita sengaja ataupun yang kita tidak sengaja.  

Biarlah kita mematikan semua sakit hati atau kepahitan untuk bisa bertumbuh dalam iman oleh kasih. 

Tuhan Yesus memberkati


No comments:

Post a Comment