Tuhan marah
Bilangan 16:20-21
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun: "Pisahkanlah dirimu dari tengah-tengah umat ini, supaya Kuhancurkan mereka dalam sekejap mata."
Tuhan yang kita sembah adalah Allah yang penuh kasih. Seringkali kita berbuat salah dan menyakiti hati Tuhan, sering mengeluh, selalu kuatir, selalu egois dan hanya memikirkan diri sendiri, hanya melakukan apa yang kita mau dan yang menyenangkan hati, walaupun begitu Tuhan sangat sabar kepada kita dan ingin kita berbalik dari jalan-jalan yang salah dan menjalani hidup yang benar.
Meskipun demikian manusia seringkali mengeraskan hati dan bebal, sehingga membuat Tuhan yang sangat sabar menjadi marah dan harus bertindak untuk menyadarkan atau bahkan harus dimusnahkan agar tidak menjadi virus bagi yang lain.
Tuhan bisa marah, karena itu jangan mengeraskan hati dan tidak menurut perintahNya. Siapakah kita? Sudah hebatkah kita? Seringkali kesombongan timbul karena kita mampu dalam segala hal sehingga lupa kepada Tuhan yang berkuasa memberi dan mengambil semua yang kita miliki.
Marilah kita menyadari bahwa Tuhan juga bisa marah dan mulai memeriksa diri kita apakah selama ini kita sudah melakukan yang Tuhan mau, apakah kita terus memaksa Tuhan memenuhi keinginan kita dan tidak berserah kepada keinginan Tuhan bagi hidup kita. Sudahkah kita melayani Tuhan dengan segenap hati? Sudahkah kita menyenangkan hatiNya? Maukah kita berkorban tidak hanya materi tetapi juga tenaga, waktu atau perasaan untuk Tuhan?
Jangan buat Tuhan marah dengan mengeraskan hati, tetapi buat Tuhan tersenyum seperti Bapa yang tersenyum bahagia melihat perbuatan anaknya yang menyenangkan hatinya.
Berkat akan menyertai, karena itu bonus dari perbuatan baik kita. Utamakan hidup benar dan kudus sesuai dengan firman Tuhan, maka tidak perlu kuatir akan hari-hari yang akan kita lalui dan masa depan. Berikan yang terbaik jangan yang kita tidak suka, maka kita juga akan menerima yang terbaik.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment