Friday, September 18, 2020

Merendahkan diri


Merendahkan diri

Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." (Lukas 5:12)

Bagaimana mujizat bisa terjadi? Bagaimana doa kita dijawab Tuhan? 
Sebagai orang yang membutuhkan sesuatu,  maka kita harus merendah/memohon, tidak memaksakan kehendak, dan harus percaya akan kuasa Tuhan,  Semua terserah Tuhan yang empunya kuasa,  seperti ayat di atas jika Tuan "mau".

Kita tidak perlu memaksa,  adakalanya tanpa permohonan hanya percaya dan beriman,  maka kita bisa mendapatkan apa yang kita kehendaki. Hal ini yang terjadi saat semua orang ingin menjamah Yesus,  tanpa permohonan mereka semua disembuhkan karena percaya kuasa Yesus sanggup menyembuhkan. 

Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya. (Lukas 6:19)

Tuhan hanya ingin kita percaya dan bertindak dengan iman dalam setiap masalah yang kita hadapi. Fokus pada kuasa Tuhan yang sanggup menyembuhkan dan memulihkan, maka mujizat kesembuhan dan pemulihan akan terjadi. Tidak usah kita memikirkan atau berusaha harus seperti yang kita kehendaki,  biarkan semua berjalan apa adanya seperti yang Tuhan kehendaki, berserah saja intinya kita memperoleh penyelesaian dan pemulihan dari semua persoalan. 

Fokus pada kuasa Tuhan, memohon dengan kerendahan hati,  tidak memaksakan kehendak kita yang terjadi,  sekalipun belum atau tidak dijawab percayalah pasti selesai dan ada jalan keluar bagi setiap persoalan. 

Cari perkenanan Tuhan terlebih dahulu, sembah dan puji Dia setiap waktu dalam segala situasi baik diwaktu susah atau senang. 

Ingat bukan hanya kita yang perlu Tuhan dan yang mempunyai masalah, ada banyak orang di dunia ini juga memerlukan Tuhan dan mempunyai berbagai masalah yang mungkin lebih berat dari kita. Karena itu tetap bersabar dan bertekun dalam doa, setia mengikut Tuhan,  buat Tuhan menoleh atau berpaling dan berbelas kasih kepada kita. Memohon dan bukan memerintah, artinya harus meminta dengan hormat dan  kerendahan hati seperti anak kepada Bapa dan seperti hamba kepada tuannya.

Tuhan Yesus memberkati. 



No comments:

Post a Comment