Resiko
Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. (Yesaya 32:17)
Apa yang kita lakukan, kita akan menuai hasilnya, jika tidak sekarang tapi pasti nanti akibatnya kita terima.
Ingat cerita kedua anak ishak dan Ribka yaitu Esau dan Yakub, walau mereka kembar tetapi berbeda satu sama lain, sifat dan fisik mereka berbeda. Yakub sebagai adik karena lahir belakangan telah menukar hak kesulungan yang tidak dihargai oleh Esau hanya dengan semangkuk kacang merah. Ternyata hak kesulungan tersebut yang membuat Yakub memperoleh berkat yang harusnya untuk Esau dengan cara yang bisa dibilang "menipu"(kejadian27). Perbuatan Yakub salah dan dia harus menanggung kesalahan tersebut selama empat belas tahun dengan ditipu oleh Laban untuk mendapatkan Rahel istrinya. Tidak hanya itu selama enam tahun bekerja keras tidak mendapatkan upah yang layak, dicurangi sepuluh kali oleh mertuanya Laban, tetapi Tuhan tidak membiarkannya dijahati, lewat mimpi memberi hikmat dan Tuhan memberkatinya (kejadian 30-31)Belajar dari peristiwa ini, maka kita harus berhati-hati bertindak, kesalahan yang sudah kita lakukan pasti akan kita terima resikonya. Jika kita mengakui dan memohon ampun, artinya tidak menjadikan kita luput dari resikonya, tetapi walaupun demikian, Tuhan akan memampukan kita menanggungnya.
Ingat cerita Daud (2 samuel 11) yang harus kehilangan anak dari perselingkuhannya dengan istri uria Batsyeba. Tetapi semangat Daud membuatnya bangkit dan bisa melewatinya.
"Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya,... (amsal 18:14a)
Resiko dari perbuatan tetap harus dialami, bedanya jika kita sudah bertobat, maka Tuhan akan memberi kita kemampuan untuk menanggungnya.
Jadi setiap perbuatan ada sebab dan akibatnya, seperti hukum tabur tuai, jikalau baik maka akibatnya baik, jika tidak baik maka akibatnya tidak baik juga. Dan kita harus bertanggung jawab menanggung resikonya.
Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang (kolose3:25)
Sebelum berbuat pertimbangkanlah resikonya sehingga kita terhindar dari segala akibatnya.
Jika kita tetap berharap kepada Tuhan dan merubah hidup sesuai kehendakNya yaitu hidup benar, maka semua rintangan dan cobaan akan bisa kita hadapi dan lalui dan kita akan menang atasnya.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment