Anak-anak Allah
Seorang anak pasti mempunyai kemiripan baik secara fisik ataupun sifat dengan orang tuanya. Demikian halnya dengan anak-anak Allah, ada sifat-sifat Allah yang juga dimiliki oleh anak-anak Allah, kalau fisik dari awal Tuhan menciptakan manusia sudah menurut gambar dan rupaNya (kejadian 1:26). Yang harus kita perhatikan adalah sifat-sifat yang kita miliki harus mirip dengan sifat Allah. Jika kita anak-anak Allah berarti kita berasal dari Allah, lahir dari Allah berarti memiliki sifat seperti Allah.
Allah itu suci dan benar, jadi jika kita tidak hidup suci dan benar, kita bukanlah anak-anak Allah.
Salah satu dari sifat Allah kita bisa baca di mazmur 78:38 yaitu:
Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.
Allah itu penyayang, apakah kita penyayang? Tidak hanya kepada mereka yang baik sikapnya, tetapi juga kepada mereka yang jahat dengan mengampuni dan menahan murka. Ini adalah sifat Allah yang harus kita miliki sebagai anak-anak Allah.
Jika kita adalah anak-anak Allah, maka kita takut akan Allah dan mereka yang berasal dari Allah, tidak mau dan tidak bisa berbuat dosa lagi, karena berbuat dosa melanggar hukum Allah. Anak-anak Allah tidak akan melanggar hukum Allah.
Sebagaimana orang tua mengasihi anak demikian juga anak harus mengasihi orang tua, jadi saling mengasihi. Karena kasih itu maka kita mau melakukan yang terbaik sebagai anak-anak Allah.
Tuhan sudah mati bagi dosa kita, didalam Dia tidak ada dosa. Oleh kasih karunia kita dibebaskan dari dosa dan tidak mau bahkan tidak bisa berbuat dosa lagi, karena Roh Kudus yang dikaruniakan Allah ada didalam kita. Kita harus menghargai pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib bagi dosa kita umat manusia yang dikasihiNya.
Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah. (1 Yohanes 3:9)
Jika kita mau disebut sebagai anak-anak Allah, maka kita harus menjaga dan menghargai predikat tersebut dengan tingkah laku perbuatan dan perkataan yang menceminkan sebagai anak-anak Allah dan ahli waris kerajaan sorga.
Dengan menjauhi perbuatan dosa, berusahalah senantiasa hidup benar dan kudus, mintalah pimpinan Roh Kudus dalam setiap langkah hidup kita agar berkenan dan berjalan seturut dengan kehendakNya sehingga kita layak disebut sebagai anak-anak Allah yang maha kudus.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment