Dosa
Dosa tidak mengenal besar atau kecil, tetap saja yang namanya dosa harus dihukum di neraka, akan tetapi besar kecil dosa yang mempengaruhi terhadap besar kecil penderitaan yang harus dialami. Tetapi yang namanya penderitaan adalah tidak nyaman dan sakit.
Kekuasaan sangat mempengaruhi timbulnya dosa, karena dengan kekuasaan orang bisa bertindak seenaknya, melakukan kejahatan walau tidak langsung, tetapi tindakan yang dilakukan oleh karena kekuasaan lebih besar dosanya dari pelaku secara langsung.
Pada ayat di atas Tuhan Yesus mengatakan dosa yang lebih besar adalah orang yang menyerahkanNya. Penghukuman tidak hanya pada kesalahan, tetapi juga pada besar kecilnya kesalahan yang dilakukan.
Dihukum saja sudah menderita apalagi dihubungkan dengan besar kecilnya hukuman yang tidak hanya sekali tetapi selamanya.
Mari kita mempertimbangkan segala tindakan sebelum melakukan, ingat akan hukuman yang akan kita terima. Ingat selalu ditempat tersembunyi sekalipun mata Tuhan melihat bahkan sampai kedalam hati dan pikiran kita.
Hidup adalah pilihan, hasilnya ditentukan oleh apa yang kita pilih, tidak hanya selama kita hidup di bumi ini, tetapi juga ketika kita harus meninggalkan dunia ini untuk kehidupan yang kekal.
Ingat selalu hidup di bumi cuma sementara, kenikmatan dibumi cuma sementara, penderitaan di bumi cuma sementara, masih ada kehidupan yang kekal, jadi pilih yang terbaik untuk hidupmu, kita yang menentukan. Tuhan memberikan jalannya yang benar dan hidup, kita yang memilih dan menentukan jalan hidup kita masing-masing.
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)
Kalau kita pilih Yesus, hiduplah seperti yang Yesus mau. Ingat sorga tempat yang abadi, maka kita tidak akan hidup sembarangan dan tidak akan kompromi terhadap dosa.
Tidak ada dosa kecil atau dosa besar, karena dosa tetaplah dosa dan tempatnya di neraka.
Hindari pembenaran dengan akal dan pikiran sendiri, pakai alkitab yang adalah firman Allah untuk menuntun kita berjalan dalam kebenaran.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment