Friday, April 17, 2020

Rencana Tuhan

Rencana Tuhan

Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu. (Kejadian 45:5)

Jadi bukanlah kamu yang menyuruh aku ke sini, tetapi Allah; Dialah yang telah menempatkan aku sebagai bapa bagi Firaun dan tuan atas seluruh istananya dan sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir. (Kejadian 45:8)

Yusuf harus melalui banyak penderitaan sejak berumur tujuh belas tahun sampai berumur tiga puluh tahun (keluaran 37-41). Selama tiga belas tahun Yusuf diproses Tuhan agar rencana Tuhan terjadi bagi hidupnya dan keluarganya. 

Setelah mengartikan mimpi juru roti dan juru minuman,  Yusuf harus menunggu dua tahun baru diingat kembali. Mungkin kita juga sudah menabur kebaikan dan belum menuai atau bahkan dilupakan,  tetapi jangan kecewa dan putus asa tetaplah menabur kebaikan selagi bisa tidak perduli berapa lama kita tetap hidup seperti sekarang ini, apakah belum mendapatkan jawaban dari Tuhan? , tetapi  percayalah Tuhan sangat mengerti batas kemampuan kita menghadapi atau menanggung semuanya. 

Hingga saat yang Tuhan sudah tentukan, maka kita akan menuai berkat, damai dan sukacita yang Tuhan sudah tetapkan bagi kita masing-masing sesuai dengan rencanaNya bagi hidup kita, keluarga kita dan semua umat Tuhan. 

Seperti Yusuf yang diangkat Tuhan tinggi setelah melalui berbagai penderitaan,  mulai dari dijual sebagai budak,  difitnah oleh istri potifar,  hidup dipenjara karena tidak bersalah,  dilupakan oleh juru minuman,  baru kemudian diangkat sebagai orang nomer dua di Mesir. Kesetiaan Yusuf menjalani hidupnya dengan tetap baik,  setia dan hidup takut Tuhan berbuahkan kebaikan bagi dia dan keluarganya juga bagi seluruh bangsa Israel.  

Kita tidak pernah bisa mengetahui rencana Tuhan bagi hidup kita,  tetapi kita bisa berjalan sesuai dengan rencanaNya, jika kita mau melalui setiap proses yang terjadi tanpa mengeluh dan mempertanyakan kenapa harus seperti ini, karena semuanya untuk kebaikan kita yang terpanggil sesuai dengan rencanaNya. Jalani saja dengan rasa syukur apa yang terjadi setiap hari dan berdoa  minta Tuhan memimpin setiap langkah kita. Jangan keraskan hati dengan memaksakan keinginan kita. 
Tuhan Yesus memberkati. 

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

No comments:

Post a Comment