Mencari kebenaran
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari. (Mazmur 25:5)
Melihat orang-orang yang selama hidupnya sudah melakukan yang baik, tidak berbuat jahat, tetapi sayangnya mereka tidak menerima keselamatan sungguh menyesakkan dada.
Bukan Tuhan tidak adil, tetapi itu adalah pilihan, selama hidup di dunia ini kita diperhadapkan pada pilihan, yaitu mencari kebenaran akan kepercayaan yang kita anut atau mempercayai kepercayaan nenek moyang tanpa mencari kebenarannya.
Banyak dari kita mengeraskan hati, tidak mau membuka hati, padahal sudah mengetahui kebenarannya. Ada juga yang sudah terlahir dijalan yang benar, tetapi tidak bersungguh-sungguh mendalaminya, yaitu dengan menggali lebih dalam lagi, bukan hanya ikut-ikutan.
Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka. (2 Petrus 2:21)
Dijaman sekarang dengan kemajuan teknologi, sangat mudah mendapatkan informasi yang kita butuhkan.
Alkitab bisa dengan mudah kita bawa dan baca seperti kita membawa dan melihat hp. Baca dan cari jalan kebenaran.
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)
Pengenalan akan Tuhan tidak sekedar tau, tetapi juga mengalami langsung secara pribadi, merasakan Tuhan hidup dalam kehidupan kita.
Percaya saja tidak cukup, kita harus bergaul akrab dengan Tuhan agar mengenal dan mengalami secara pribadi akan Allah yang hidup.
Perlunya kita belajar dengan rajin membaca alkitab (tidak sekedar membaca, tetapi tenggelam bersama isi kitab yang dibaca, seolah mendengar langsung Tuhan berbicara), berdoa (bukan hanya mengutarakan keinginan, tetapi berbicara dari hati kehati). Meminta tuntunan roh kudus agar setiap firman yang dibaca dan doa yang dipanjatkan hidup. Pujilah Allah kita agar Roh kudus yang didalam kita senantiasa menyala.
Lewat renungan ini, kita akan belajar memahami dengan benar, apa yang kita percaya, melakukan kebaikan sebagai rasa syukur kita agar menyenangkan hati Tuhan dan bisa menjadi saksi untuk kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.
Tuhan Yesus memberkati kita semua.
No comments:
Post a Comment