Thursday, October 24, 2019

kehidupan kekal

Ada seorang pemimpin bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru yang baik, apa yang harus aku perbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" (Lukas 18:18)

Berlibur adalah impian bagi beberapa orang yang sehari-hari disibukkan dengan banyak kegiatan atau pekerjaan. Sebagian besar dari mereka terutama yang berduit,  melakukan perjalanan liburan ke luar negeri. Tujuan keliling dunia masuk dalam daftar pertama liburan orang-orang kaya.  Merupakan hal yang sudah sewajarnya bagi mereka yang berduit bersenang-senang menikmati hidup mereka. 

Tidak ada yang salah dengan bersenang-senang,  saya hanya diingatkan bahwa kepuasan dan kebahagiaan  manusia di bumi ini sifatnya hanya sementara. Jadi jangan dijadikan tujuan utama dalam kehidupan kita. 

Ada hal penting yang harus diingat dan dikejar pada saat kita hidup di dunia ini yaitu apa yang akan kita alami nanti di kehidupan kekal. Lebih baik mana,  pengalaman selamanya atau pengalaman sementara.  Pengalaman sementara yang hanya bisa kita nikmati selama hidup di bumi ini tidak ada artinya setelah kita meninggalkan dunia ini. Sedangkan pengalaman kekal setelah kita meninggal sifatnya selamanya. 

Karena itu kita harus mengutamakan yang kekal daripada yang sementara, yaitu menyenangkan hati Bapa kita di sorga dengan menjadi pelaku firman Tuhan.

Apa artinya bahagia di bumi, tetapi tidak masuk sorga dan kehilangan keselamatan kekal. Hendaklah hidup kita dibumi seperti di sorga, bahagia di bumi, dan bahagia di sorga. 

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. (Markus 8:36)

Ingat kisah orang kaya yang sukar masuk kerajaan sorga,  bahkan dikatakan lebih mudah seekor unta masuk kelubang jarum daripada orang kaya masuk ke sorga (baca lukas 18:25). 

Untuk memperoleh kehidupan kekal kita bahkan harus merelakan kehilangan anggota tubuh yang meyesatkan (baca matius 5:29-30)

Jika Tuhan memberkati kita bisa keliling dunia,  pergunakanlah tidak hanya bagi kebahagiaan kita, tetapi juga untuk kemuliaan Tuhan. 

Bisa berlibur sambil pelayanan seperti yang sudah dilakukan oleh seorang hamba Tuhan yang diberkati Tuhan bisa keliling dunia sambil tetap pelayan dimanapun dia berada. 

Bahagia di bumi dan di sorga, jadikan tujuan hidup kita. 
Tuhan Yesus memberkati kita semua. 

No comments:

Post a Comment