Pujian dan penyembahan.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Matius 6:33)
Suatu saat saya merasa kecewa dan putus asa datang menghampiri, dimana segala jalan terasa tertutup, saat itu ada suara yang mengingatkan kepada saya untuk mencari Tuhan, memuji dan memuliakan Tuhan, ayat firman di atas timbul dalam pikiran saya, kemudian saya sampaikan kepada suami saya untuk menjalankannya. Kamipun mulai memuji Tuhan dengan keberadaan kami, dan ada perasaan tenang, tidak kuatir timbul setelah memuji dan memuliakan Tuhan. Tidak mudah untuk bersyukur disaat susah akan tetapi jika kita mau, maka Tuhan akan memampukan kita.
Sekarang kami yakin jalan akan terbuka saat pujian penyembahan digemakan. Puji nama Tuhan, kami percaya Tuhan pasti bukakan jalan asalkan kita tetap memuji dan memuliakan Tuhan, mengutamakan Tuhan.
Ingat cerita dialkitab di yosua 6, bagaimana tembok runtuh hanya oleh sorak bangsa Israel. Hal yang sama bisa terjadi jika kita memuji dan memuliakan Tuhan, maka tembok yang menghalangi jalan kita akan runtuh.
Lalu bersoraklah bangsa itu, sedang sangkakala ditiup; segera sesudah bangsa itu mendengar bunyi sangkakala, bersoraklah mereka dengan sorak yang nyaring. Maka runtuhlah tembok itu, lalu mereka memanjat masuk ke dalam kota, masing-masing langsung ke depan, dan merebut kota itu. (Yosua 6:20)
Tuhan mau kita tidak kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak hal, Dia mau kita duduk diam dibawah kakiNya seperti Maria.
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, (Lukas 10:41)
Jadi disaat jalan terasa buntu dan tertutup, marilah kita duduk diam dibawah kakiNya, mengucap syukur dengan penyembahan dan pujian. Percayalah segala penghalang akan dihancurkan lewat pujian dan penyembahan, dan jalan baru akan terbuka didepan kita.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment