Wednesday, February 6, 2019

Kepahitan

Kepahitan

Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
(Efesus 4:31)

Apa arti kepahitan? Kepahitan harus dibuang, bagaimana cara membuang kepahitan?

Saya teringat akan kesaksian seorang pendeta yang diberi penglihatan tentang ibu mertuanya yang sudah meninggal,  ternyata tidak masuk ke sorga. Pendeta itu bertanya pada Tuhan,  kenapa ibu mertuanya tidak masuk ke sorga padahal selama hidupnya rajin ke gereja dan melayani Tuhan? Tuhan menjawab bahwa selama hidupnya ibu mertuanya menyimpan kepahitan terhadap suaminya dan tidak mau mengampuni.

Banyak dari kita yang tidak menyadari kalau sudah menyimpan kepahitan. Jika ada perasaan yang tidak suka jika bertemu dengan orang yang pernah membuat kita sakit hati. Ada kemarahan, ada keinginan untuk membalas perbuatan orang yang sudah menyakiti kita,  sampai ada yang tidak mau bertegursapa,  ada perasaan tidak ingin bertemu lagi. Beberapa alasan tersebut adalah ciri-ciri adanya kepahitan dalam diri seseorang.

Kepahitan harus dibuang,  karena dari kepahitan keluar bermacam-macam sifat negatif yang tidak berkenan kepada Tuhan yaitu yang disebut dosa.  Upah dosa adalah maut (Roma 6:23a).  Oleh sebab itu,  seseorang yang walaupun hidupnya baik, melayani Tuhan, belum tentu hidup benar, jikalau menyimpan kepahitan. Kepahitan bisa membuat orang tidak akan masuk kerajaan sorga.

Buanglah kepahitan jangan menyimpannya.
Bagaimana cara membuang kepahitan ? Yaitu hanya dengan pengampunan.  Pengampunan dengan segenap hati,  tidak hanya dengan perkataan tetapi dengan perbuatan oleh karena kasih.

"Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu." (Matius 18:35)

Pelayanan penting, akan tetapi jangan sampai Tuhan berkata Aku tidak mengenalmu.
Pelayanan kita tidak diperhitungkan Tuhan,  jika dalam diri kita masih ada rasa sakit hati dan dendam,  yang makin lama akan jadi kepahitan.  Marilah kita bereskan dulu secara pribadi, hati dan pikiran kita pada Tuhan,  barulah kita melayani Tuhan dengan hati yang sudah bersih. Maka pelayanan kita akan berkenan dihadapanNya. Kita tidak hanya menjadi orang baik tetapi menjadi orang yang benar sesuai dengan kehendakNya, seperti yang tertulis didalam firman Tuhan.

Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.  (Mazmur 118:20)

Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment