Wednesday, February 6, 2019

Baik dan benar

Baik dan benar

TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.  (Mazmur 25:8)

Kita yang sudah lama mengenal Tuhan Yesus bahkan ada yang sejak lahir sudah Kristen adalah orang yang sangat beruntung,  karena sudah terpilih menjadi pengikut Tuhan Yesus.  Bersyukur dan sudah seharusnya kita menjadi lebih baik dan lebih beriman daripada mereka yang baru mengenal Tuhan Yesus.  Jangan sampai menjadi yang terkemudian atau bahkan terhilang.  Keselamatan yang sudah kita dapatkan harus dijaga dan dipertahankan selama kita hidup di dunia ini sampai kita dipanggil kembali kerumah Bapa di sorga.

Bagaimana menjaga keselamatan?  Hiduplah sebagai orang yang baik dan benar.
Semua orang bisa menjadi orang baik,  tetapi tidak semua orang baik adalah orang benar.  Menjadi orang benar tidak mudah,  karena tidak hanya harus baik tetapi juga hidup benar menurut firman Tuhan.  Contohnya cerita orang muda yang kaya, ketika semua hukum taurat (kebaikan) sudah dilakukannya,  hanya satu yaitu hartanya yang Tuhan minta untuk diberikan kepada orang miskin, disitu dia keberatan. Hartanya masih yang terutama baginya.

Tetapi Yesus memandang dia dan menaruh kasih kepadanya, lalu berkata kepadanya: "Hanya satu lagi kekuranganmu: pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." (Markus 10:21)

Bila kita yang mau hidup benar,  undang Yesus dan jadikan raja yang berkuasa atas hidup kita.  Ingat cerita tentang angin ribut yang hampir menenggelamkan kapal murid-murid Yesus,  padahal ada Yesus diburitan kapal. Angin reda ketika Yesus menghardiknya. Jadikan Yesus pemimpin yang berkuasa atas hidup kita.
Banyak tantangan yang akan kita hadapi,  tetapi tempatkan Yesus sebagai pemimpin dalam hidup kita,  maka kita akan bisa melewati setiap tantangan yang ada.  Yesus ada disekitar kita,  jangan biarkan Dia sebagai tamu,  tetapi undang Dia sebagai raja yang berkuasa atas kita.

Menjadi orang baik itu mudah,  tetapi menjadi orang benar tidak mudah. Perlu pengorbanan lebih,  karena bukan hanya berkorban dari kelebihan kita tetapi berkorban dari kekurangan bahkan yang kita sayangi harus bisa kita relakan.  Tuhan harus yang terutama,  diatas segalanya. Menjadi orang benar harus mau menderita karena akan banyak orang yang tidak menyukainya.

Kiranya kita mau belajar menjadi orang yang baik dan benar,  karena itu yang berkenan kepada Tuhan.

Dengarkanlah baik-baik segala yang kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baik dan benar di mata TUHAN, Allahmu."  (Ulangan 12:28)

No comments:

Post a Comment