Friday, June 29, 2018

Kesaksian II


Tuhan ijinkan dan Tuhan tidak meninggalkan

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:13)

Firman Tuhan ya dan amin, hal ini saya alami sendiri.
Kejadian ini pada saat saya ada di Kalimantan di rumah orang tua. Saat itu diakhir bulan Agustus 2016 saya terserang glaucoma, kejadiannya tiba-tiba tidak pernah menduga dan mengetahui akan penyakit tersebut. Puji Tuhan karena pertolongan Tuhan tepat pada waktunya, pada saat itu gejala yg timbul adalah mual, pusing, dan pandangan agak buram, saya ke dokter untuk memeriksakan diri dan diagnosanya maag padahal saya tidak ada riwayat maag, tetapi saya tidak sembuh setelah minum obat dokter, malah semakin parah.
Hanya dalam waktu seminggu pandangan mata saya langsung gelap, dan saya masuk ke igd rumah sakit mata di Bandung. Betapa kagetnya saya ketika dokter mengatakan bahwa kalau terlambat sedikit saja saya bisa buta.

Semua sudah diatur oleh Tuhan, saya memutuskan berangkat dari Kalimantan ke Bandung untuk berobat. Dalam perjalanan tiba-tiba pandangan mata saya gelap, saya dituntun oleh suami. Keterlambatan penerbangan membuat saya sangat kesakitan, pandangan mata gelap dan rasa perih di lambung, mual, jam 1 pagi kami sampai di Bandung, karena sudah tidak tahan saya minta untuk langsung ke rumah sakit mata, dan saya langsung dibawa ke igd, hasil pemeriksaan dokter tekanan bola mata saya sangat tinggi, terlambat sedikit bisa terjadi kebutaan. Saya langsung diberi obat cair untuk mengurangi tekanan. Besoknya pada saat dilakukan pemeriksaan kembali, dokter mengatakan harus dioperasi, saya sangat takut karena berkaitan dengan organ vital mata dan bingung karena tidak punya persediaan uang untuk operasi. Saya berdoa minta Tuhan menyembuhkan. Tetapi hal tersebut tidak terjadi. Sambil berobat jalan saya terus berdoa untuk kesembuhan. Dokter menyarankan untuk segera dioperasi tidak ada jalan lain setelah berobat jalan hampir 2 bln. Ternyata Tuhan ijinkan saya dioperasi untuk melihat bagaimana penyertaan Tuhan atas kejadian buruk dalam hidup kita.

Sayapun menjalani operasi dengan jaminan bpjs yang cuma 15 hari selesai pengurusannya, karena dari informasi yang kami terima 1 bulan selesai. Semua karena Tuhan. Biaya operasi pada saat itu 1 mata lebih dari 10 jt, tetapi dengan bpjs saya baru bayar 2 bulan 800 rb, sudah bisa operasi, 1 mata dioperasi dan 1 mata dilaser, saya percaya Tuhan ikut campur dalam hal ini. Dan bukan hanya itu pada saat persiapan operasi ada peristiwa kebanjiran di kamar kelas 1, sehingga kami yang di kelas 1 dipindah ke kamar perawatan vip. Saya pun diberikan dokter vip karena sebelum saya dapat bpjs, saya ke dokter vip sehingga tidak perlu antri lama mengingat kondisi saya, yang ternyata menguntungkan saya, walaupun menggunakan bpjs, karena saya pasien dokter vip jadi saya tetap dipegang oleh dokter tersebut yang ternyata salah satu dokter terbaik di rumah sakit tersebut. Puji Tuhan , karena Tuhan tidak membiarkan kita berjuang sendirian, dan Dia menyediakan yang terbaik untuk kita.

Memang tidak setiap kehendak kita Tuhan kabulkan karena walaupun Tuhan ijinkan hal buruk terjadi tetapi Tuhan sediakan semua kebutuhan saya, bahkan yang terbaik tanpa menyusahkan orang lain. Tuhan memberikan jalan keluar dan kemudahan. Saya bersyukur dengan kejadian ini, karena dibalik setiap musibah ada rencana indah Tuhan bagi kita.

Walaupun harus melewati kesusahan, tetapi percayalah Tuhan akan menyertai. Saya berharap kesaksian ini bisa menguatkan kepercayaan kita pada Tuhan kita Yesus Kristus

No comments:

Post a Comment