Keadilan Allah...
TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. (Mazmur 145:17)
Keadilan Tuhan sering dipertanyakan bagi mereka yang hidupnya menderita. Kenapa saya penuh penderitaan? Kenapa anak itu lahir cacat? Kenapa orang baik cepat mati? Mengapa ada orang hidupnya enak mulus kaya terhormat sampai mati sementara yang lain terpuruk dalam derita, cacat, hina sampai mati? Dan lain sebagainya masih banyak pertanyaan. Semua pertanyaan tersebut mungkin salah satunya ada juga yang pernah kita pertanyakan. Murid Yesus juga pernah menanyakan kenapa orang lahir buta? (yohanes 9), tetapi apa jawab Yesus Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. (Yohanes 9:3)
Kebanyakan dari kita mungkin tidak peduli akan penderitaan dan ketidakadilan di muka bumi,kecuali kalau penderitaan itu memukul kita secara pribadi. maka kita menengadah ke langit dan berseru, Mengapa saya? Mengapa? Mengapa...?
Seperti yang saya sampaikan di atas, kebanyakan dari kita tidak akan bertanya tentang keadilan Allah, kecuali saat penderitaan menyiksa kita. Saat kekecewaan mencambuki kita dengan paku kepedihan. Saat mimpi-mimpi kita hancur dan hidup kita menjadi terasa hampa.
Dan kita bertanya? Salah apa aku Tuhan? Dimana keadilanMu ? Aku melayaniMu. Aku bayar perpuluhan, datang pertemuan doa tanpa lalai. Dan apa yang aku alami ?. Sadarilah siapa kita dan siapa Tuhan. Apakah kita punya hak untuk mengatur Tuhan akan hidup kita. Tuhan lebih tau yang terbaik bagi kita, Dia ijinkan hal buruk kita alami karena Dia tau kemampuan kita, Dia akan menyertai kita dan menolong kita melewati permasalahan dengan bersandar dan berharap padaNya..
Bagi mereka yang tidak mengenal Tuhan secara pribadi dan mengalami dalam kehidupan, susah untuk mengerti akan keadilan Tuhan. Bagi orang percaya penderitaan adalah cara Tuhan mendewasakan rohani kita dengan makin mendekatkan diri padaNya dan makin mengerti kehendakNya. Karena Tuhan mengasihi orang yang percaya dan berharap padaNya. Karena kita percaya Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk kebaikan kita.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)
Allah memberi kesempatan pada kita untuk bergaul dan memuliakan Dia lewat kekecewaan, penderitaan dan keperihan kita. Itulah mimpiNya dan mimpi kita yang tertinggi. Hidup bergaul dengan Dia. Terima kasih Tuhan....
Akhirnya kita tidak lagi perlu mempertanyakan keadilan Tuhan, karena Tuhan Maha tau, maha kasih dan Maha kuasa, semua adalah hak Tuhan sebagai pencipta.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment