Pelit/kikir adalah dosa.
pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. (1 Korintus 6:10)
Banyak yang menganggap pelit/kikir adalah suatu hal yang biasa, padahal sifat tersebut adalah salah satu penyebab kita tidak masuk kerajaan Allah.
Kikir adalah salah satu sifat yang harus dibuang bagi orang percaya. Orang kikir tidak mau berkorban bagi orang lain, dosa akibat kikir diantaranya adalah berbohong, tidak perduli akan keadaan orang lain dan tidak punya ketulusan hati.
Sebagai orang percaya kita harus sadar bahwa berkat dari Tuhan adalah untuk memberkati orang lain. Kalau kita tidak mau berbagi atau memberi pinjaman buat orang lain yang membutuhkan artinya kita termasuk orang yang pelit/atau kikir. Janji Tuhan bagi mereka yang banyak memberi akan diberkati lebih.
Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. (Amsal 11:25)
Ada dua macam kikir/pelit :
1. Tidak mau berbagi
Ketika seseorang membutuhkan sesuatu, jikalau kita mempunyai apa yang dibutuhkan, sedangkan kita tidak memberikannya, ataupun memberikannya tetapi tidak tulus, artinya kita termasuk orang yang pelit.
Janganlah engkau berkata kepada sesamamu: "Pergilah dan kembalilah, besok akan kuberi," sedangkan yang diminta ada padamu. (Amsal 3:28)
2. Tidak mau meminjamkan
Tidak hanya masalah berbagi tetapi juga masalah pinjam meminjam, karena sayang sehingga kita enggan untuk meminjamkan. Ini sama dengan pelit. Tuhan Yesus mengajarkan untuk memberikan pinjaman dengan tidak mengharapakan balasan.
Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. (Lukas 6:35)
Ada kesaksian yang seseorang alami, ketika itu dia sangat membutuhkan dana untuk membayar kuliah anak, saat itu dia berusaha mencari pinjaman pada saudara yang "punya", tetapi mereka bilang nggak ada. Saudaranya tersebut terkenal pelitnya (karena dari dulu walaupun ada dia tidak mau memberi pinjaman). Akan tetapi Tuhan Yesus kita luar biasa, Dia bisa menggerakkan orang yang pelit untuk membayar kuliah anaknya hingga 3 semester tanpa dia minta, orang tersebut sendiri yang menawarkannya pada anaknya. Dan ketika "tugasnya" (misi Tuhan untuk memberkati) selesai, kembali lagi sifat pelitnya, karena itu kami bisa bilang bahwa Tuhan yang menggerakkannya, walau hanya sementara. Jika kita termasuk orang yang pelit, maka hanya Tuhan yang bisa merubah, minta jamahanNya agar mengubahkan sifat pelit atau kikir kita menjadi penuh belas kasih.
Kiranya Tuhan memberikan kita kemurahan hati sehingga tidak pelit/kirir terhadap sesama.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment