Friday, May 29, 2020

Tidak ada yang abadi

Tidak ada yang abadi. 

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.  (Pengkhotbah 3:1)

Seringkali orang berfikir disaat semua berjalan lancar dan bahagia dibalik itu akan ada sesuatu yang buruk terjadi. 
Ingatkah kita dulu sering mendengar  perkataan atau teguran orang-orang tua, bahwa jika kita terus tertawa, maka mereka bilang nanti akan menangis.  

Apakah ini cuma sugesti atau mitos atau  apapun itu faktanya bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini hanya sementara,  tidak ada yang kekal,  jika hari ini menangis besok bisa tertawa atau jika hari ini tertawa bahagia besok bisa susah atau sedih, jika hari ini mendapat berkat besok belum tentu. Tidak selamanya kita susah dan tidak selamanya kita senang,  artinya tidak ada yang abadi. 

Itulah kehidupan seperti roda berputar,  terkadang di bawah terkadang diatas,  ada suka dan ada duka. Karena itu syukuri dan nikmati semua yang terjadi, jalani semua dengan penuh tanggung jawab, apakah susah, kita terima dan jalani dengan kerelaan, demikian juga jika mendapatkan kebahagiaan, syukuri dan nikmati. Dengan begitu kita akan tetap bisa merasakan ketenangan dan kebahagiaan. 

Apakah disaat susah atau disaat senang, sebagai anak Tuhan harus selalu punya prinsip akan terus naik dan tidak pernah turun, artinya bahwa sekalipun berada di titik terendah tidak akan membuat kita jatuh dan  berputus asa atau merasa stres dan depresi,  akan tetapi tetap ada damai dan sukacita dari Tuhan yang selalu memberikan ketenangan dan tidak ada kekuatiran. 

Jika Tuhan ijinkan hal buruk terjadi, ingat selalu bahwa ada rencana indah Tuhan bagi kita. Bahwa semua yang terjadi hanya sementara. Begitu juga jika hal baik terjadi adalah rencana Tuhan bagi kita. Buruk atau tidak percayalah bahwa rancangan Tuhan bagi kita adalah hari depan yang penuh harapan. 

Tidak semua yang kita kehendaki akan terjadi sesuai dengan keinginan kita, jika hal ini terjadi ingatlah bahwa Tuhan lebih mengetahui yang terbaik bagi kita dan tidak akan memberikan yang menurut kita baik. 

Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. (Pengkhotbah 3:11)

Mulai sekarang sadari bahwa segala sesuatu yang terjadi hanyalah sementara, dan bukan yang menurut kita baik, tetapi yang terbaik bagi kita yang akan Tuhan berikan. Bahwa ada saat susah dan ada saat senang.  Apapun itu baik disaat susah atau senang,  tetap andalkan Tuhan dan rasakan damai sukacita Tuhan yang selalu ada beserta kita. 
Tuhan Yesus memberkati. 

No comments:

Post a Comment