Thursday, February 13, 2020

Tipu daya Iblis

Tipu daya iblis

Kata mereka semua: "Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?" Jawab Yesus: "Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah." (Lukas 22:70)
Lalu kata mereka: "Untuk apa kita perlu kesaksian lagi? Kita ini telah mendengarnya dari mulut-Nya sendiri."  (Lukas 22:71)

Perhatikan dengan teliti kedua ayat di atas,  Yesus hanya mengulang kalimat yang mereka katakan, mereka menganggap itu suatu pengakuan dari Yesus. 

Demikian halnya yang terjadi dari dulu sampai sekarang dengan orang-orang yang diinterogasi pada saat disuruh mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya, padahal mereka cuma mengulangi kalimat yang mereka tuduhkan sudah dianggap sebagai pengakuan. 

Saya pernah mengalaminya,  saat itu saya harus membayar tagihan yang jatuh tempo hari itu, pihak penagih bilang harus ditentukan jamnya, misalnya jam 12,  ketika saya katakan saya usahakan, mereka tidak mau dan tetap menentukan jam 12, dan saya dipaksa untuk berkata ya seperti yang mereka mau, begitu jam 12 mereka bilang saya yang janji.  

Saya katakan bahwa ini tipudaya iblis,  sama seperti yang Yesus alami,  pemaksaan kehendak dengan pengulangan kalimat yang diinginkan oleh pihak pemaksa. Permainan kata-kata atau kalimat yang sering dilakukan untuk memfitnah orang,  yang seolah-olah adalah pengakuan tersangka.  Hal ini banyak dialami oleh orang lemah yang harus dihukum karena benar dan atas  ketidakberdayaan mereka menghadapi orang-orang yang berkuasa. 

Sebagai orang percaya kepada Tuhan Yesus,  sebaiknya kita hidup benar, hidup  kudus dan tidak licik terhadap orang yang lemah yang tidak punya kemampuan melindungi diri. 

Seperti yang terjadi dengan Yesus yang dihukum karena tidak bersalah,  dengan memaksakan tuduhan yang dibuat sebagai pengakuan,  hal ini banyak terjadi di belahan bumi ini,  banyak orang tidak bersalah dihukum karena dipaksa mengakui perbuatan yang tidak mereka lakukan,  oleh tipudaya perkataan. 

Belajar dari peristiwa ini, kita juga harus berhati-hati dan jangan cepat menyimpulkan hal yang buruk jika terjadi sesuatu kepada orang yang dinyatakan bersalah atau dihukum, karena mungkin saja disebabkan oleh tipudaya iblis yang tidak menyukai orang hidup benar. 

Untuk menghindari ini, sebelum berkata-kata sebaiknya kita berdoa memohon pimpinan Tuhan lewat Roh Kudusnya, agar tidak diperdaya oleh iblis. 
Tuhan Yesus memberkati. 

No comments:

Post a Comment