Jangan tinggalkan Tuhan
Sebagai anak kita pasti sangat mengenal orang tua kita, baik itu sifat, kepribadian maupun kebiasaan termasuk makanan kesukaannya, pokoknya semua yang berhubungan dengannya kita tau. Pengenalan kita karena kita sudah tinggal bersama selama hidup kita, sejak kita lahir dan bertumbuh dewasa.
Demikian juga halnya kita kepada Tuhan Allah Bapa kita di sorga, jika kita sering berdoa, membaca firmanNya, maka sebagai anak Tuhan sudah seharusnya kita mengenal Allah kita dengan baik.
Sama halnya terhadap orang tua, sebagai anak kita selalu ingin menyenangkan hati mereka, begitu juga terhadap Bapa kita di sorga kita harus hormat, selalu berusaha menyenangkan hatiNya dan tidak boleh durhaka apalagi sampai meninggalkanNya.
Daud mengingatkan kepada anakNya Salomo untuk tetap setia kepada Allah, jangan sampai meninggalkanNya tetapi dalam perjalanan hidupnya Salomo akhirnya harus meninggalkan Tuhan, karena pengaruh istri-istrinya yang menyembah berhala. Diakhir hidupnya dia harus menerima kenyataan kehilangan keselamatan karena terlena dengan kenikmatan dunia, meninggalkan Tuhan, resikonya dibuang Tuhan selamanya.
Tuhan sangat memperhatikan umatNya, ketika orang banyak ingin mendengarkan kothbahnya dan ingin mendapatkan mujizat sudah selesai dilayani, Tuhan tidak membiarkan mereka pulang dengan perut kosong, Dia menyuruh murid-muridnya memberi mereka makan. Ini salah satu sifat Tuhan yang sangat memperhatikan orang yang setia mengiring Tuhan, tidak dibiarkanNya kita kelaparan.
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Kamu harus memberi mereka makan!" Mereka menjawab: "Yang ada pada kami tidak lebih dari pada lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini." (Lukas 9:13)
Tuhan begitu mengasihi dan memperhatikan hidup kita, berusahalah juga mengasihi dan senantiasa menyenangkan hati Tuhan. Walau doa kita belum dijawab, dan pertolonganNya belum datang, jangan tinggalkan Tuhan tetap setia sampai akhir hidup kita.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment