Monday, January 20, 2020

Janji Tuhan ya dan amin

Janji Tuhan ya dan amin

Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.  (Mazmur 89:34)

Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.  (Mazmur 12:6)

Benar dan percaya bahwa janji Tuhan ya dan amin.  Tuhan adalah Bapa yang baik,  apa yang kita minta akan dipenuhiNya,  entah saat itu juga atau nanti,  yang jelas Tuhan akan menjawab doa dan permohonan kita.  Kalau bukan sekarang artinya kita belum siap dan perlu proses untuk mendapatkannya, karna Tuhan tau saat dan waktu yang terbaik bagi kita. Yang pasti Tuhan tidak tidak pernah terlambat dan janjiNya pasti digenapi. 

Terkadang kita merasa Tuhan membiarkan atau melupakan kita dengan mengabaikan doa kita atau membiarkan penderitaan yang kita alami. Seakan sudah terlambat.  Ingat apa yang dialami oleh Bapa Abraham,  janji Tuhan menjadikannya Bapa bangsa rasanya mustahil karena diusianya saat itu belum punya anak,  tetapi kenyataannya kemudian janji Tuhan digenapi karena iman percaya dan kesetiaannya pada janji Tuhan. Jangan kita putus asa lalu menyalahkan Tuhan. Ingat cerita anak yang sakit tidak segera ditolong Yesus, kemudian meninggal,  juga lazarus yang kemudian meninggal,  tetapi Tuhan Yesus sanggup membangkitkan dan menghidupkannya sebab bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Tuhan sanggup membuat mujizat. 

Beberapa kali juga selama hidup saya, Tuhan melakukan yang tidak mungkin atau sudah terlambat bagi kita, tetapi menjadi mungkin dan tidak terlambat oleh kuasa Tuhan Yesus.  Baru-baru ini karena terlambat membayar kuliah anak kami dinyatakan gugur dan tidak bisa melanjutkan kuliah,  tetapi janji Tuhan yang tidak akan membiarkan hal ini terjadi, karena bagi Tuhan tidak ada yang terlambat, sehingga anak kami bisa kembali kuliah.  Proses harus kami lalui dengan keyakinan Tuhan pasti menolong kita yang berharap kepadaNya. Tuhan kirimkan orang-orang yang akan membantu kita menyelesaikan masalah kita dan akhirnya masalah selesai dengan baik. 

Semua karena janji Tuhan ya dan amin. Segala sesuatu akan indah pada waktunya,  tugas kita cuma percaya bukan terhadap yang kita lihat,  tetapi pada apa yang tidak kita lihat. Percaya dengan hati bukan dengan mulut  atau mata, karena mulut bisa berdusta,  mata bisa tertipu. 

Lewat renungan ini kita mau belajar untuk tetap setia,  tetap percaya,  tidak putus asa,  yakinlah saatnya akan tiba Tuhan menjawab doa kita. Sekalipun dalam ketidakpastian tetap pegang Janji Tuhan dan percaya pasti digenapi. 

Tuhan Yesus memberkati. 

No comments:

Post a Comment