Friday, August 2, 2019

Hikmat Tuhan


Hikmat Tuhan

tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi."  (Ayub 28:28)

Dalam doa kita selalu meminta hikmat dari Tuhan agar kita berjalan sesuai dengan kehendakNya.  Dalam alkitab sudah difirmankan bahwa takut akan Tuhan itulah hikmat. Pada saat saya merenungkan ayub 28:28 ini saya mendapatkan rhema, bahwa inti dari hikmat yang kita minta adalah melakukan segala sesuatu dengan prinsip takut Tuhan yaitu tidak melakukan pelanggaran terhadap firman Tuhan,  hidup benar.  Artinya jika jalan yang akan kita tempuh salah jangan lakukan itulah hikmat. Jika kita menjauhi semua yang tidak benar itulah akal budi.

Jadi jika ada yang mengatakan tentang masa depan atau apa yang akan terjadi dimasa depan itu bukan hikmat melainkan ramalan atau pendapat. Karena hikmat bukan berasal dari pikiran tetapi keluar dari dalam hati yaitu rasa ingin melakukan kebenaran. Hikmat Tuhan adalah kebenaran yang harus kita lakukan,  karena takut akan Tuhan.

Jika kita berdoa memohon hikmat Tuhan,sama dengan kita meminta Tuhan membimbing kita melakukan yang benar, karena prinsip hidup takut Tuhan.

Hikmat Salomo pada waktu memecahkan masalah perebutan anak untuk mengetahui kebenaran akan ibu sang anak yaitu atas dasar keadilan,  dengan cara membagi dua. Keadilan adalah salah satu cara melakukan kebenaran karena takut akan Tuhan.

Ketika seluruh orang Israel mendengar keputusan hukum yang diberikan raja, maka takutlah mereka kepada raja, sebab mereka melihat, bahwa hikmat dari pada Allah ada dalam hatinya untuk melakukan keadilan. (1 Raja-raja 3:28)

Hendaknya kita selalu hidup benar,  karena itulah hikmat dari Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati

No comments:

Post a Comment