Hidup benar
haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, (Ulangan 6:18)
Melakukan kebenaran tidaklah mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa. Ketika kami memutuskan untuk melakukan usaha dengan cara yang benar, memang tidak mudah dan prosesnya lama. Bahkan boleh dikatakan sering terjadi kegagalan. Kami tidak pernah memaksakan harus terjadi, jika batalpun kami sudah siap, karena doa kami agar Tuhan memaksakan kehendakNya yang terjadi. Kalau tidak terjadi transaksi artinya memang Tuhan tidak berkehendak. Dan puji nama Tuhan walau secara manusia ada kekecewaan, namun penghiburan dan pengharapan masih lebih besar dari rasa kecewa, sehingga kami tidak putus asa dan benar Tuhan selalu bukakan jalan lain.
Pada suatu saat kami mau mengirim barang, rekan bisnis kami biasa tidak pakai dokumen tetapi pakai pengawalan, karena kami mau yang benar, maka harus ada dokumen, karena barang tidak diproses ditempat yang berhak menerbitkan dokumen, maka tidak bisa mendapat dokumen, kebetulan ada kenalan yang mau membuatkan dokumen (tetapi tetap tidak benar), jadi seolah-olah resmi karena pakai dokumen. Ketika semua sudah dipersiapkan, malamnya saya berdoa dalam hati Tuhan kalau ini tidak benar tolong beri jalan keluar. Keesokan harinya kami batal mengirim, karena armada tidak bisa datang, tetapi pemesan tidak kecewa bahkan meminta kami untuk memproses untuk mendapatkan dokumen resmi, puji nama Tuhan akhirnya kami tidak melakukan pelanggaran, melainkan mendapatkan jalan keluar yang benar.
Kami benar-benar merasakan tuntunan Tuhan.
Dari kesaksian diatas saya bisa katakan, bahwa jika kita bersungguh-sungguh mau hidup benar, dengan segenap hati, maka Tuhan akan menolong kita dalam melakukannya dan memberi jalan keluar yang terbaik.
Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, hanya tidak dengan segenap hati. (2 Tawarikh 25:2)
Jadi percayalah jika kita mau melakukan yang benar, dengan tuntunan Tuhan kita bisa melakukannya. Mintalah kehendak Tuhan yang terjadi, jangan paksakan kehendak kita.
Tuhan Yesus memberkati
Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai. (Mazmur 5:12)
No comments:
Post a Comment