Saturday, July 13, 2019

Perkataan

Perkataan

Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.  (Amsal 18:21)

Beberapa hari ini ramai dibicarakan di infotainment gara-gara perkataan orang ditahan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. Ada istilah mulutmu adalah harimaumu yang artinya kalau tidak berhati-hati dengan mulut kita bisa mencelakakan diri sendiri.
Hal ini membuktikan bahwa perkataan itu mempunyai kuasa, karena bisa menentukan baik buruk kehidupan kita.

Baca Hakim2 12 :5-6 kesalahan kata telah membuat ribuan orang dibunuh.

Tidak hanya itu, kuasa perkataan juga menentukan hidup kita tidak hanya di bumi tetapi juga di kekekalan.
(Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.") (Matius 12:36,37)

Perkataan kita menentukan sukacita
Perkataan kita bisa menunjukkan kedewasaan rohani kita
Perkataan kita bisa menunjukkan kematangan jiwa kita
Perkataan kita bisa Menunjukkan kedekatan kita kepada Tuhan

Perkataan bisa memberi semangat, menyatakan kasih,  bisa merusak, karenanya melalui perkataan kita bisa disukai atau dibenci

"Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.  (1 Petrus 3:10)

Menjaga perkataan akan membuat kita menjalani kehidupan dengan baik.

Perkataan kita harus selalu optimis dan membangun, sehingga orang yang mendengarkan perkataan kita merasa diberkati.

Bagaimana agar perkataan kita membawa berkat?
Katakan apa yg Tuhan sanggup lakukan, bukan mengatakan yg kita alami, atau yang kita rasakan atau yang kita lihat.

Contohnya seperti mengatakan, "hidup kita dibumi seperti disorga",  "kita akan terus naik dan tidak turun",  "kita akan jadi kepala dan bukan ekor",  "tolak gagal,  "tolak kesia-siaan" dan lain sebagainya. Perkataan-perkataan diatas adalah perkataan positif yang Tuhan sanggup lakukan. Perkataan-perkataan tersebut tidak hanya memberi semangat tetapi juga menguatkan iman percaya kita kepada Tuhan.

Perkataan yang baik bisa menjadi obat bagi tulang kita (Amsal 16:24)

Jika kita tidak menjaga perkataan,  maka sia-sia ibadah kita (Yakobus 1:26)

Pikiran kita mempengaruhi perkataan kita, sebaiknya berpikir dulu sebelum berkata-kata, karena apa yang keluar dari mulut kita berasal dari dalam hati dan pikiran kita, itu sebabnya pikiran kita harus positif,  harus suci, hendaknya pikiran kita harus seperti pikiran Kristus (1 kor 2:16), supaya apa yang keluar dari mulut kita adalah perkataan yang membangun dan memberkati bagi yang mendengarkan.

Kiranya kita mau belajar menjaga lidah dan bibir dalam perkataan kita.

Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment