Wednesday, July 17, 2019

Kompromi

Kompromi

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.  (Roma 6:23)

Kebiasaan kita mencari pembenaran akan sesuatu hal yang salah,  menyebabkan kita berkompromi dengan dosa sehingga makin dalam jatuh jika tidak segera sadar dan bertobat.

Kita menganggap kesalahan kecil wajar saja sebagai manusia yang masih hidup di dunia,  yang nggak sepenuhnya bisa selalu benar, terkadang ada kesalahan yang terjadi,  dimana sebenarnya bisa kita hindarkan tetapi kita melakukan pembenaran dengan berbagai alasan.

Sebagai contoh ketika Daud melihat ada wanita sedang mandi, Daud sangat bisa menghindarinya, akan tetapi Daud membiarkan(berkompromi) dengan dosa sehingga Daud jatuh dalam dosa,  sebaliknya apa yang terjadi dengan Yusuf saat dirayu oleh istri Potifar, Yusuf menghindar,  Yusuf tidak mau berkompromi dengan dosa, sehingga dia tidak jatuh dalam dosa.

Tidak mudah melakukan kebenaran,  karena ada resiko yang harus kita hadapi,   akan tetapi jangan kuatir, kita yang hidup dalam kebenaran akan dibela oleh Tuhan.

Jadi kejatuhan seseorang kedalam dosa, penyebabnya adalah karena mau berkompromi dengan dosa. Berkompromi dengan dosa membuat kita jadi hamba dosa.

Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran.  (Roma 6:20)

Jangan takut melakukan kebenaran, walaupun tidak mudah,  percayalah Tuhan akan memberi kekuatan dan kemampuan kepada kita untuk bisa melakukannya.  Prinsipnya hanya takut pada Tuhan dan bukan pada manusia.

Begitu banyak tawaran dunia ini untuk kita berkompromi dengan dosa agar mendapatkan banyak kenyamanan hidup di bumi. Jangan kita terpengaruh, sebab lebih baik menahan penderitaan di bumi yang sementara daripada penyiksaan atau penderitaan kekal.

Belajar terus untuk hidup benar walau berat, karena tujuan kita kehidupan kekal nanti.
Tuhan memberkati

No comments:

Post a Comment