Sunday, April 21, 2019

Kesusahan sehari cukup untuk sehari

Kesusahan sehari cukup untuk sehari

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." (Matius 6:34)

Uang memang bukan segalanya,  tetapi kita hidup perlu uang. Bagi sebagian orang tidak punya uang sudah biasa,  saya juga mengalami, tapi tidak membuat jadi stress. Sudah beberapa hari tidak bisa membeli makanan yang diinginkan,  karena tidak punya uang, hanya makan apa yang ada di rumah seadanya dan secukupnya. Merencanakan untuk dua jenis makanan yang ingin dibeli, tapi nanti kalau sudah punya uang. Tetapi apa yang kita rencanakan tidak sama dengan apa yang Tuhan lakukan,  hari itu pada saat ke gereja hanya dengan uang empat ribu rupiah yang akan dipersembahkan,  hari itu sudah tidak ada makanan dan uang,  puji Tuhan ternyata ketika pulang di gereja kami dibagikan berkat tidak hanya satu tapi dua bungkus makanan dan betapa terkejutnya saya,  makanan yang diberikan seperti yang saya mau beli nanti ketika sudah punya uang. Tuhan sangat mengetahui kebutuhan kita dan itu yang saya alami. 

Sebagai orang percaya kepada Tuhan Yesus,  kesusahan sehari cukup untuk sehari,  kita tidak perlu memikirkan kesusahan besok atau beberapa hari,  bulan, tahun depan biarlah kita serahkan kehidupan kita berikutnya kedalam tangan Tuhan saja. Apa yang bisa kita lakukan hari ini lakukan saja yang terbaik,apa yang kita rencanakan serahkan pada Tuhan untuk menggenapinya sesuai kehendakNya.  Jangan batasi kuasa Allah dan jangan membantu untuk menggenapinya,  cukup melakukan dengan baik dan benar,  apa yang kita bisa lakukan.

Bersyukur setiap hari karena kita sudah melewati hari ini walaupun pergumulan kita belum mendapat jawaban,  karena waktunya Tuhan yang terbaik.  Mungkin kelihatan dari luar tidak ada perubahan,  tetapi didalam Tuhan sudah bentuk menjadi anggur yang manis sehingga berguna dan menjadi berkat. Biarkan Tuhan membentuk tanah liat ini menjadi bejana yang indah dengan proses yang panjang dan sakit,  bersabarlah,  kita pasti bisa melewatinya. Minta kekuatan dari Tuhan untuk menanggung segala kesusahan kita.

Tuhan tau batas kekuatan kita,  bersabarlah dan bersukacitalah selalu. Damai sejahtera Tuhan menyertai.

Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.  (Filipi 4:7)

No comments:

Post a Comment