Wednesday, April 17, 2019

Antara pikiran dan tindakan

Antara pikiran dan tindakan

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,  (Filipi 2:5)

Suatu saat saya menegur anak saya untuk tidak main game karena malu sama umur,  kemudian dia menjawab bahwa ukuran kedewasaan bukan dari kelakuan tapi dari pikiran.  Sayapun mengatakan bahwa antara pikiran dan kelakuan harus seimbang, karena bagaimana mungkin seseorang bisa dikatakan dewasa kalau berlaku seperti anak-anak.

Pikiran adalah pengendali dari apa yang kita lakukan. Semua tindakan kita atas perintah dari otak atau pikiran kita. Hanya orang-orang yang pikirannya sakit yang melakukan tindakan tidak sesuai dengan yang seharusnya.
Kita bisa menilai seseorang dari tindakan atau perbuatannya. Karena lewat hati dan pikiran segala perbuatan terjadi.

Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, (Kolose 1:21)

Seseorang bisa membunuh karena hati dan pikirannya dipenuhi dengan dendam,  kebencian dan ketakutan.
Tindakan Kain membunuh Habil adiknya,  karena ada kecemburuan atau irihati yang membuat pikirannya ingin melakukan pembunuhan.

Perasaan bisa mempengaruhi pikiran sehingga melakukan tindakan.  Karena itu kita harus bisa mengendalikan perasaan untuk bisa berpikir dengan baik sehingga tindakan kita juga akan baik.

Bagaimana agar perasaan kita bisa terkendali dengan baik,  marilah kita isi hati kita dengan hal-hal yang baik.

Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. (Matius 15:19)

Karenanya isi hati dan pikiran kita dengan yang baik seperti nasehat rasul paulus sebagai berikut :

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.  (Filipi 4:8)

Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.  (Kolose 3:2)

Hendaknya kita melatih pikiran dan hati kita dengan hanya untuk perkara yang di atas dan untuk mengisi denhan semua yang baik dan benar.
Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment