Pemberesan
tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. (Matius 5:24)
Jika suatu hari ada yang menjengkelkan hati kita, maka kita harus menenangkan diri dulu sebelum melakukan doa. Kondisi perasaan kita sangat mempengaruhi ketenangan kita dalam berkata-kata, makanya kenapa kita pada saat berdoa kepada Tuhan harus membereskan kondisi batin kita. Dalam ayat diatas dikatakan bahwa sebelum kita mempersembahkan korban kepada Tuhan, kita harus berdamai atau melakukan pemberesan dulu, jika ada sesuatu yang membebani pikiran dan hati kita. Dengan hati dan pikiran yang bersih, maka kita akan bisa menyampaikan perkataan dengan tenang dan jelas. Berdoa tidak harus dengan kata-kata atau kalimat yang bagus dan teratur, tetapi walau hanya dengan satu kata saja, atau bahkan hanya dengan air mata, itu sudah cukup, karena Tuhan melihat hati, Dia sudah mengetahui apa yang ingin kita sampaikan.
Pemberesan bisa dalam hal pengampunan. Sebab Bapa di sorga akan mengampuni orang yang mau mengampuni orang yang bersalah kepadanya. Bukan hanya bersih jasmani, tetapi yang terutama adalah membersihkan hati dan pikiran kita dari segala kemarahan, benci, iri, dendam dan lain sebagainya.
Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. (Matius 6:14)
Pengakuan dosa dan pengampunan tidak hanya membuat hati dan batin kita tenang, tetapi juga bisa menyembuhkan kita dari rasa sakit yang kita derita.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. (Yakobus 5:16)
Orang yang benar, mempunyai arti orang yang sudah melakukan pemberesan sehingga bebas dari kesalahan karena pengampunan dan melakukan hidup yang benar dihadapan Tuhan. Doa akan punya kuasa sangat besar, apabila dilakukan dengan yakin oleh orang yang benar.
Pendamaian atau pemberesan harus dilakukan, jika kita mau mendapatkan jawaban atas doa-doa kita.
Kiranya kita bisa menjadi pelaku firman Tuhan. Tuhan beserta kita.
No comments:
Post a Comment