Mengasihi
Ibrani 12:6
karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
Sering kita mendengar anak yang mengatakan papa/mama jahat ketika seorang anak dilarang melakukan keinginannya. Melarang demi kebaikan bukanlah jahat, tetapi adalah bentuk dari kasih.
Memberi bisa merupakan salah satu bentuk kasih, karena ada banyak alasan orang memberi, diantaranya karena kelebihan, karena tidak suka atau bisa juga karena terdorong oleh kasih.
Ada cerita tentang kasih yaitu kisah seorang istri atau seorang ibu yang kelihatannya memperhatikan suaminya atau anaknya dengan selalu memberikan makanan kesukaan mereka, padahal makanan tersebut mengandung zat atau bahan yang kalau dimakan terus menerus akan mempengaruhi kesehatan mereka, kelihatan makin sehat atau gemuk, namun dibalik itu timbul berbagai penyakit. Entah sengaja atau tidak, jika kita mengasihi seseorang, maka kita tidak hanya berusaha menyenangkan tetapi juga memperhatikan baik atau buruk yang akan mempengaruhi orang yang kita kasihi. Jika kita selalu memberikan yang disukai tanpa memperhatikan akibatnya itu bukan kasih yang sesungguhnya
Perhatikan firman ini
Ibrani 12:6
karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak."
Menghajar atau melarang demi kebaikan orang yang kita kasihi adalah kasih yang sesungguhnya.
Mencintai atau mengasihi yang sesungguhnya adalah memberikan yang diperlukan dan bukan yang diinginkan oleh orang yang dikasihi, karena jika kita mengasihi atau mencintai kita ingin yang terbaik bagi orang yang dicintai. Bukan berarti kita tidak boleh memberikan yang diinginkan, tetapi fokus kita pada apa yang dibutuhkan dan untuk kebaikan.
Jangan takut dibenci atau dijauhi orang yang kita kasihi karena larangan atau perbuatan kita yang tidak disukainya karena untuk kebaikannya, karena kebenaran itu akan muncul dan Tuhan akan menjadi pembela kita, cukup hanya Tuhan yang tau ketulusan hati kita. Semua akan indah pada waktunya... itulah janji Tuhan yang harus kita pegang.
Karena kasih itu rela menderita bahkan mati bagi orang yang dikasihi seperti yang dilakukan Yesus yang mau mati disalib untuk menebus dosa kita agar kita orang percaya diselamatkan.
Kasih itu mau berkorban bagi yang dikasihi.
2 Korintus 8:9
Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.
Mau menderita dan berkorban bagi yang dikasihi, tidak memberikan yang diinginkan tetapi yang diperlukan, itulah mengasihi yang sesungguhnya.
Tuhan Yesus memberkati
Doa kami... Tuhan ajar kami untuk mengasihi dengan benar seperti Kasih Tuhan kepada kami. Amin
No comments:
Post a Comment