Yakobus 2:8
Akan tetapi, jikalau kamu menjalankan hukum utama yang tertulis dalam Kitab Suci: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri", kamu berbuat baik.
Firman Tuhan mengajarkan untuk berbuat baik, salah satunya adalah mengasihi sesama manusia, artinya ada keperdulian dan perhatian kepada orang lain dan tidak hanya kepada diri sendiri. Perhatian tersebut yang bisa diartikan dengan kasih tidak hanya sekedarnya tetapi dikatakan pada ayat tersebut seperti dirimu sendiri.
Manusia cenderung egois, tidak banyak orang yang mau memikirkan orang lain
Beberapa kecelakaan terjadi karena keegoisan dan tidak memikirkan orang lain contohnya anak yang terjepit pintu lift, eskalator, tercebur ke selokan/sungai/sumur, semua karena kelalaian orang yang tidak memperhatikan dan berfikir bahwa tempat-tempat tersebut bisa membahayakan sehingga perlu perhatian khusus, sering saya temui orang tua yang berjalan dengan anaknya dengan posisi anak dikanan persis disisi jalan, ada juga yang membiarkan anaknya yang masih balita berdiri saat dibonceng dibelakang dengan sepeda motor, walaupun ada yang pegang dibelakang, tetap berbahaya, dengan alasan ingin menyenangkan anak akan tetapi tidak memikirkan bahayanya. Itulah beberapa contoh orang yang tidak memikirkan orang lain.
Alasan orang tidak mau memikirkan orang lain diantaranya ada yang mengatakan begini.. sendiri aja susah ngapain memikirkan orang lain, ada juga yang bilang kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Bicara susah, semua orang punya masalah, dan memang benar kita tidak bisa menyenangkan semua orang, akan tetapi bukan berarti kita tidak perduli, tidak bisa berbuat baik, tetapi kita bisa melakukan apa yang kita bisa, sesuai kemampuan kita itupun jika kita mau, paling tidak ketika kita melakukan sesuatu kita juga memikirkan akibatnya apa bisa merugikan atau mencelakakan orang lain, misalnya ketika kita membuang sampah sembarangan banyak yg akan dirugikan, ketika kita ugal-ugalan dijalan, atau seperti sekarang lagi pandemi covid 19, patuhi protokol kesehatan bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain, dan jika kita yang tertular tidak mau isolasi mandiri sehingga menyebabkan orang lain terjangkit dan lain sebagainya, masih banyak hal yang bisa menyebabkan keburukan bagi orang lain, karena kita yang tidak mau memikirkan atau perduli orang lain, hanya memikirkan dan melakukan agar tidak merugikan orang lain, apakah susah?
Karena itu mulai dari sekarang kita harus perduli sekecil apapun akibat atau resikonya terhadap orang, sebaiknya kita memperdulikannya dengan menghindari atau memperkecil akibatnya.
Hal ini kita lakukan sebagai pengamalan akan kasih kepada sesama manusia.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment