Thursday, May 6, 2021

Beriman

Percaya dan lakukan
2 Raja-raja 4:2
Jawab Elisa kepadanya: "Apakah yang dapat kuperbuat bagimu? Beritahukanlah kepadaku apa-apa yang kaupunya di rumah." Berkatalah perempuan itu: "Hambamu ini tidak punya sesuatu apa pun di rumah, kecuali sebuah buli-buli berisi minyak." 

Kita semua mengetahui arti dari beriman yaitu percaya segala sesuatu yang tidak atau belum kelihatan. Seringkali iman diluar logika kita, karena itu jangan ukur segala sesuatu dengan akal atau pikiran kita,  tetapi juga tidak asal melainkan harus berhikmat. Logika merupakan awal dari iman, kita tau bahwa Tuhan mempunyai kuasa, sehingga segala sesuatu bisa terjadi ini adalah logikanya

Kisah tentang mujizat yang dialami seorang janda di kitab 2 raja-raja 4, merupakan contoh karena iman percaya dari janda tersebut yang dilakukan tanpa banyak pertimbangan dan keraguan karena percaya saja kepada orang yang memang harus dipercaya dalam hal ini dia mempercayai imam Elisa sebagai hamba Tuhan yang selalu menerima hikmat langsung dari Tuhan. 
Bagian kita adalah melakukan firman Tuhan. Belajar dari apa yang janda itu lakukan seperti yang diperintahkah oleh nabi Elisa dengan menutup semua pintu,  artinya tidak perlu orang tau atau pamer,  kemudian janda itu mengisi semua buli-buli yang mereka sudah  siapkan, dan minyak berhenti ketika sudah tidak ada lagi bejana yang kosong artinya mujizat terjadi ada batasnya yaitu sesuai kemampuan dan keperluan.

Tuhan sangat mengetahui apa yang kita butuhkan,  sehingga apa yang diberikan cukup dan sesuai keperluan kita. Apa yang menjadi prioritas kebutuhan kita yang terpenting harus kita katakan dan minta, ingat Bartimeus buta (Markus 10:46-52) yang berteriak memanggil dan memohon belas kasihan Yesus,  lalu Tuhan Yesus bertanya apa yang dia mau, dan dia menjawab agar dapat melihat.  Jadi kita harus fokus pada kebutuhan kita dan memohon belas kasihan Tuhan sampai Tuhan menjawab. 

Kesimpulan dari renungan ini adalah jika kita mau mendapatkan mujizat,  pertama percaya dan lakukan perintah Tuhan,  memohon belas kasihan Tuhan dengan tekun, fokuslah pada kebutuhan utama kita, walaupun Tuhan tau,  akan tetapi Tuhan mau kita mengatakannya bisa sebagai keyakinan bahwa Tuhan sanggup melakukanNya.  

Tuhan Yesus memberkati


No comments:

Post a Comment