Memberi yang terbaik
Kejadian 47:11
Yusuf menunjukkan kepada ayahnya dan saudara-saudaranya tempat untuk menetap dan memberikan kepada mereka tanah milik di tanah Mesir, di tempat yang terbaik di negeri itu, di tanah Rameses, seperti yang diperintahkan Firaun.
Semua orang pernah mengalami sakit hati karena diperlakukan tidak baik. Ketika sakit hati dibiarkan, maka akan menjadi dendam sehingga membuat kita berdosa karena menyimpan kepahitan. Tetapi jika sakit hati tersebut kita lupakan dengan pengampunan yaitu setiap kali timbul kita ampuni, maka akan ada damai sukacita dalam diri kita sehingga bisa melewati hari-hari dengan nyaman.
Jangan lagi mengingat apa yang tidak baik, isi pikiran dan hati kita dengan hal-hal baik dan positif, maka hari-hari dalam kehidupan kita akan indah. Kita bisa bersyukur dan tidak mengeluh walau ada yang tidak beres. Disaat yang buruk timbul disaat itu juga kita bisa bersyukur karena ada lebih banyak hal baik yang kita terima selama kita hidup.
Belajar dari Yusuf yang sudah menderita karena dijual oleh saudara-saudaranya, bukan membalas tetapi memberikan yang terbaik buat mereka. Biasanya jika orang yang sudah menyakiti kita datang untuk meminta tolong, kita akan menolak atau hanya menolong sekedarnya, tetapi di alkitab lewat kisah Yusuf mengajarkan kepada kita untuk membalas dengan kebaikan bahkan yang terbaik harus diberikan.
Menjadi pangikut Yesus harus berbeda dengan apa yang orang diluar Yesus lakukan. Karena itu seringkali kita tidak disukai karena perbedaan tersebut. Kalau diluar Kristus kejahatan dibalas dengan kejahatan, akan tetapi didalam Kristus sebaliknya. Seringkali kita harus mengalah dan menahan diri terhadap perlakuan yang tidak baik. Kita harus melakukan yang terbaik seperti kita melakukan untuk diri kita, itulah prinsip atau teladan yang harus kita pegang dan jalankan dalam kehidupan kita sebagai pengikut Kristus.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment