Tuhan tidak lupa
sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat kepada orang yang tertindas; teriak mereka tidaklah dilupakan-Nya. (Mazmur 9:12)
Apabila kita belum mendapatkan jawaban atas doa kita, jangan berhenti berdoa sambil mengoreksi apakah yang kita doakan adalah memang yang paling kita butuhkan? Terus berharap sampai mendapat jawaban.
Allah tidak lupa kepada orang yang tekun berdoa dan berharap padaNya. Tuhan ingat terhadap Hana istri Elkana yang rajin berdoa meminta anak (1 sam 1:19)
Itulah sebabnya kenapa kita harus tekun dalam berdoa sampai Tuhan menjawab doa kita.
Allah kita maha segalanya, jadi jangan pernah berpikir Tuhan melupakan setiap janjiNya dan perintahNya. Meskipun kita sering merasa terlambat sudah, tetapi Tuhan tidak pernah terlambat, karena waktu Tuhan yang terbaik.
Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, (1 Tawarikh 16:15)
Janji Tuhan memberikan keturunan kepada Abraham tidak pernah lupa dan tidak terlambat, tetapi kita manusia menganggapnya terlambat karena istrinya Sarah sudah terlalu tua dan sudah mati haid, artinya tidak mungkin bisa punya anak. Mustahil bagi manusia, tetapi tidak mustahil bagi Allah. Karena berfikir mustahil, sehingga Sarah menolong menggenapinya dengan pendapatnya yaitu dengan memberikan hambanya Hagar kepada Abraham.
Akhirnya memang punya keturunan tetapi diluar rencana Allah, Tuhan ijinkan terjadi dengan kenyataan harus menanggung akibatnya.
Jangan kita membatasi kuasa Allah dengan pengetahuan kita dan jangan berusaha menolong menggenapi rencana Allah dalam hidup kita.
Ingat bahwa Tuhan tidak pernah lupa kepada teriak mereka yang meminta pertolongan. Bersabar dalam proses pemenuhan jawaban atas doa dan permohonan kita, biarkan waktunya Tuhan yang terjadi, jangan berusaha menolong Tuhan. Setia saja, lakukan firmanNya, percaya janjiNya ya dan amin.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment