Tuesday, July 6, 2021

melayani

Melayani
Markus 10:43-45
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Perhatikan ketika ada pembagian atau peristiwa yang membuat orang harus mengantri, sebagian besar berupaya menjadi yang terutama mendapatkan giliran, bahkan ada yang rela bermalam demi mendapatkan urutan yang terdepan. Ini menandakan bahwa manusia cenderung mau menjadi yang pertama atau lebih dahulu mendapatkan pelayanan. Banyak alasan orang ingin mendapatkan pelayanan terlebih dahulu,  terlepas dari apapun alasannya orang cenderung egois dan tidak perduli orang lain yang mungkin lebih memerlukan. Tidak banyak orang yang mau mengalah dari orang lain,  malah ada yang dengan sengaja menutup mata terhadap mereka yang lebih membutuhkan. Dahulu sewaktu saya masih bekerja,  setiap hari pulang pergi ke tempat kerja naik kereta, kami harus berebut untuk mendapatkan tempat duduk, seringkali jika sudah dapat tempat duduk orang menjadi  tidak perduli terhadap orang yang tidak kebagian tempat duduk yang harus berdiri di depannya, terkadang ada orang tua atau ibu hamil, mereka berpura-pura tidur bahkan ada yang ngobrol dengan teman seolah-olah tidak ada orang lain. Kita yang harus menjadi teladan untuk menjadi orang yang mau berkorban bagi orang lain yang lebih membutuhkan. 

Kebanyakan dari kita lebih suka dilayani daripada melayani. Firman Tuhan diatas mengajarkan kita untuk melayani dengan mengikuti teladan yang sudah dilakukan oleh Tuhan Yesus. Merupakan kasih karunia jika kita mau rendah hati bahkan merendahkan diri dengan mengutamakan kepentingan orang lain yang lebih membutuhkan daripada kepentingan diri kita sendiri. 

Orang akan bisa menjadi besar jika mau menjadi hamba dan tau menghargai orang lain tanpa memandang status,  jabatan atau perbedaan lainnya.

Marilah kita belajar melayani daripada dilayani. Ikuti teladan Tuhan Yesus. 

Tuhan Yesus memberkati




No comments:

Post a Comment