Nazar
Ulangan 23:21
"Apabila engkau bernazar kepada TUHAN, Allahmu, janganlah engkau menunda-nunda memenuhinya, sebab tentulah TUHAN, Allahmu, akan menuntutnya dari padamu, sehingga hal itu menjadi dosa bagimu.
Kata Nazar sama artinya dengan janji, tetapi kata nazar sering dipakai untuk janji kepada Tuhan.
Janji manusia seringkali tidak bisa ditepati karena banyak faktor atau alasan, akan tetapi akibatnya atau resiko dari tidak menepati janji tidak berat seperti janji atau nazar kepada Tuhan, biasanya akibat ingkar janji manusia timbul kecewa atau sakit hati. Tetapi jika ingkar janji atau nazar kepada Tuhan, akibatnya adalah kutuk dan dosa.
Nazar harus ditepati apapun resikonya, seperti Yefta yang bernazar, resikonya harus kehilangan nyawa anaknya. Seperti Hana juga menepati nazarnya menyerahkan Samuel menjadi hamba Tuhan.
Hakim-hakim 11:30
Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: "Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku,
Jadi apapu resikonya, jika kita bernazar kepada Tuhan, maka haruslah ditepati agar tidak menjadi kutuk dan dosa.
Jangan bernazar, pada saat emosi menguasai hati dan pikiran kita, jika tidak bisa menepatinya lebih baik tidak bernazar kepada Tuhan.
Pengkhotbah 5:4
Lebih baik engkau tidak bernazar dari pada bernazar tetapi tidak menepatinya.
Belajar bersabar dan menahan diri untuk tidak terburu-buru berkata dan bertindak.
Berhati-hatilah dengan nazar kepada Tuhan, sebab jika tidak menepati akan menjadi kutuk dan dosa.
Tuhan Yesus memberkati.
No comments:
Post a Comment