Menjaga kekudusan
Imamat 16:2
Firman TUHAN kepadanya: "Katakanlah kepada Harun, kakakmu, supaya ia jangan sembarang waktu masuk ke dalam tempat kudus di belakang tabir, ke depan tutup pendamaian yang di atas tabut supaya jangan ia mati; karena Aku menampakkan diri dalam awan di atas tutup pendamaian.
Keluaran 3:5
Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."
Allah itu maha kudus dan maha suci.
Walau Allah tidak kelihatan, kita harus menghormati Tuhan Allah kita dengan tetap menjaga kekudusan pada saat kita menghadap kepada Allah kita.
Pada jaman Musa, Allah langsung berbicara kepada manusia lewat nabi yang sudah ditentukan. Karena sinar kemuliaan Allah, maka setiap nabi tidak bisa melihat Allah, mereka hanya mampu mendengar suara Allah. Pada saat seorang nabi berhadapan dengan Allah, terlebih dahulu mereka harus menguduskan diri. Berbicara kekudusan tidak hanya secara fisik harus bersih, tetapi juga mempersiapkan hati yang bersih.
Tuhan Yesus pernah juga menyinggung tentang kekudusan, kita baca :
Lukas 11:2
Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah:Bapa, dikuduskanlah nama-Mu;datanglah Kerajaan-Mu.
Matius 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya,karena mereka akan melihat Allah.
Dengan membersihkan hati kita dari segala rasa sakit dan kepahitan, maka kita akan bisa melihat Allah artinya kita bisa merasakan Allah lewat Roh Kudus yang hidup didalam kita, berbicara kepada kita.
Iblis juga mengakui kekudusan Allah dan menyebut Yesus adalah yang kudus dari Allah
Lukas 4:34
"Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Karena Allah kudus, maka Allah hanya akan berdiam ditempat yang kudus.
Keluaran 25:8
Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka.
Manusia tidak lepas dari salah, karena itu jika ada kesalahan atau dosa, baik yang kita sengaja atau tidak, maka cepatlah jangan menunda untuk bertobat memohon ampun, jangan menyimpan dosa. Jika kita mau Allah selalu ada didalam kita, maka usahakan selalu untuk menjaga kekudusan.
Mari kita selalu menjaga kekudusan, agar Allah tinggal didalam hati dan pikiran kita.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment