Wednesday, November 13, 2019

pemulihan

Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku." (Yohanes 5:7)

Diantara kita mungkin ada yang seperti orang dikisah yohanes 5, yang sudah lama menderita sakit dan mengharapkan mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus. Orang itu tidak punya kesempatan untuk masuk kolam Betesda yang bisa menyembuhkan, pada saat malaikat datang menggoncang airnya dan bagi yang pertama bisa masuk akan menerima kesembuhan. Jadi tidaklah mudah bagi orang tersebut dengan kondisi lumpuh terbaring pasti keduluan orang yang lebih kuat kondisinya. Terbukti dengan lamanya dia menunggu hingga tiga puluh delapan tahun. 

Orang tersebut dijumpai langsung oleh Tuhan Yesus dan disembuhkan. Tuhan Yesus sudah lama melihat orang tersebut tergeletak sejak dia kecil di Yerusalem. Bukan Tuhan tidak perduli,  tetapi selama ini orang tersebut hanya fokus kepada goncangan kolam itu dan tidak menyadari Tuhan yang ada dihadapannya punya kuasa yang sanggup menyembuhkannya tanpa harus masuk ke kolam Betesda. 

Dari cerita ini kita pelajari bahwa :
- Kita tidak boleh menyerah menunggu mujizat dari Tuhan. 
- Jangan fokus pada cara kesembuhan (harus masuk kolam betesda), kalau sekarang seperti harus dijamah oleh hamba Tuhan yang diurapi (bukan satu-satunya jalan)
- Minta kepada Tuhan secara pribadi menjamah kita dan percayalah.
- Setelah itu hiduplah yang benar dan kudus,  melupakan semua sakit hati,  kepahitan,  kemarahan,  kebencian,  sehingga damai sukacita Tuhan mengisi hidup kita. 

Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk." (Yohanes 5:14)

Marilah kita utamakan Tuhan yang punya kuasa dan sadari bahwa Tuhan ada dekat kita, Dia hanya sejauh doa.
Tuhan Yesus memberkati. 

No comments:

Post a Comment