Thursday, January 3, 2019

Bahtera Allah

Bahtera Allah

Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."  (Kejadian 6:7)

Mendengar kata bahtera, kita ingat pada jaman Nabi Nuh, Tuhan meminta Nuh untuk membuat bahtera,  karena ingin menghapus manusia dari bumi.  Pada saat itu bukannya Tuhan tidak ingin manusia selamat akan tetapi mereka tidak mau percaya bahkan mentertawakan Nuh akan bahtera yang dibuatnya. Dijaman sekarang kita yang percaya kuasa Tuhan Yesus bahkan yang mengalami Tuhan hidup dalam diri kita bagi sebagian orang sesuatu yang mustahil sama hal nya pada masa Nuh mereka tidak percaya kalau Tuhan akan memusnahkan bumi,  ini saat akhir jaman banyak yang masih tidak percaya dan sibuk dengan dunia ini. 

Bahtera Allah sudah disiapkan bagi mereka yang tidak hanya mengenalNya tetapi dikenalNya.  Bagaimana agar kita dikenal Tuhan? Sedikit ilustrasi : semua rakyat Indonesia kenal Pak Jokowi presiden kita,  tetapi apakah Pak Jokowi kenal kita?  Belum tentu.  Kecuali kita pernah bertemu dan berbicara dengannya.  Begitu juga dengan Tuhan Yesus,  jika kita bergaul akrab dengan Tuhan, maka Tuhan akan mengenal kita.  Kepada orang yang kita kenal pastinya kita mau mengajaknya bersama kita. Untuk bisa masuk dalam bahtera Allah,  terpilih sebagai orang yang menerima keselamatan,  maka kita harus mengenal dan dikenal oleh yang punya bahtera.

Oleh karena itu mari kita makin mendekatkan diri kepada Tuhan,  bergaul akrab dengan Tuhan,  rajin membaca firman Tuhan dan berdoa selalu supaya kita masuk dalam bahtera Allah.  Sekaranglah waktunya, tanda-tanda akhir jaman sudah kelihatan,  jangan lengah seperti lima gadis bodoh yang tidak menyediakan minyak sehingga kehabisan saat mempelai datang,  karena kita tidak tau kapan mempelai itu tiba, bersiaplah sebelum terlambat. Jadi seperti lima gadis pintar yang menyiapkan cadangan minyak sehingga bisa menyambut mempelai.

Kiranya kita selalu siap saat Tuhan datang menjemput. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment