Saturday, August 4, 2018

Tuhan marah

Tuhan bisa murka.

Tuhan adalah Allah pencipta langit dan bumi,  Dia maha kuasa. Jika kita menyadari kemahakuasaan Tuhan, maka kita akan berhati-hati menjalani kehidupan kita. Mata Tuhan melihat segala perbuatan kita. Walaupun Tuhan mempunyai sifat maha pengasih dan penyayang,  tetapi juga Tuhan bisa murka.  Ada beberapa hal yang membuat murka Allah diantaranya:
- tidak menghormati kekudusan/kesucian. Di kitab 2 samuel 6:7 : Tuhan murka karena uza tidak menghormati kekudusan tabut Allah. 
"Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh dia di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah itu."
Murka Allah bisa mengambil nyawa kita. 
- tidak menghormati orang pilihan Allah.  Ketika Daud memuji Tuhan dengan menari dihadapan orang banyak,  mikhal menganggap rendah Daud,  Tuhan murka kepadanya akibatnya dia mandul. 
"Mikhal binti Saul tidak mendapat anak sampai hari matinya"  (2 Samuel 6:23)
- orang yang menentang Tuhan akan membuat murka dan akan binasa 
"Dengan keluhuran-Mu yang besar Engkau meruntuhkan siapa yang bangkit menentang Engkau; Engkau melepaskan api murka-Mu, yang memakan mereka sebagai tunggul gandum. " (Keluaran 15:7)
- orang yang suka bersungut-sungut atau menggerutu membuat Tuhan murka.  Seperti yang dialami oleh bangsa Israel akibatnya mereka mengembara selama 40 th di padang gurun. 
"Pada suatu kali bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang nasib buruk mereka, dan ketika TUHAN mendengarnya bangkitlah murka-Nya, kemudian menyalalah api TUHAN di antara mereka dan merajalela di tepi tempat perkemahan. " (Bilangan 11:1)
"Sebab itu bangkitlah murka TUHAN kepada orang Israel, sehingga Ia membuat mereka mengembara di padang gurun empat puluh tahun lamanya, sampai habis mati segenap angkatan yang telah berbuat jahat di mata TUHAN. " (Bilangan 32:13)- 
- cemburu karena tidak menomorsatukan/mengutamakan Tuhan. Termasuk menyembah kepada dewa-dewa atau patung-patung. 
Banyak dari kita yang secara sadar atau tidak sadar karena kepentingan keluarga, pekerjaan ataupun kesenangan, sehingga tidak mengutamakan Tuhan. 
"Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. "(Matius 10:37)
Kecemburuan bisa membuat Allah murka. Mereka yang lebih mengasihi apapun dibanding dengan Tuhan dianggap tidak layak.
"Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu. " (Ulangan 4:24)
mencobai Allah dengan tidak percaya kepada Allah, dan tidak yakin akan keselamatan dari pada-Nya, bisa membuat Allah murka seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel.  Baca Mazmur 78:18-21
"Mereka mencobai Allah dalam hati mereka dengan meminta makanan menuruti nafsu mereka." (Mazmur 78:18)
"Sebab itu, ketika mendengar hal itu, TUHAN gemas, api menyala menimpa Yakub, bahkan murka bergejolak menimpa Israel," (Mazmur 78:21)
Masih banyak lagi hal yang membuat Allah murka. Hukumnya adalah kematian kekal. Sebagai orang percaya kita harus menghindari hal-hal yang membuat murka Allah, bertobat dari kesalahan dan hidup berkenan kepadaNya.

Karena Allah juga maha kasih, maka jika kita menyadari kesalahan dan mau bertobat,  Tuhan murkanya hanya sesaat tetapi selamanya kasih kemurahanNya kepada kita. 
"Sebab sesaat saja Ia murka, tetapi seumur hidup Ia murah hati; sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai"  (Mazmur 30:5)

Marilah kita menjaga hidup kita dari murka Allah. Tuhan Yesus memberkati. 

No comments:

Post a Comment