Tidak putus asa
Kejadian 26:22
Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: "Sekarang TUHAN telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini."
Suatu hari ketika kita merasa apa yang kita lakukan gagal, saat itu dengan lesu dan sedih berkata kepada Tuhan berat sekali Tuhan, saat itu juga sebuah ayat muncul
Mazmur 37:24
apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.
Ada kekuatan baru yang menimbulkan semangat baru. Kita harus terus berjuang mencapai garis akhir seperti dalam perlombaan, Tuhan ada beserta kita, fokus pada garis finish yang harus kita capai. Jangan menjadi lemah dan putus asa, berjuang dan pandang Yesus, maka akan ada kekuatan baru yang menyemangati perjalanan hidup kita.
Ada orang yang karena tidak kuat menghadapi persoalan hidup, akhirnya bunuh diri, walaupun berat hidup masih lebih baik dari pada mati, banyak hal baik yang masih bisa kita lakukan jika kita hidup.
Ada juga yang menganggap percuma melakukan kebaikan toh hidup tidak pernah berubah, tetapi sebenarnya ada hati nurani yang tidak bisa berbohong ketika hidup baik atau hidup tidak baik, ada perbedaan yaitu ada ketenangan dan damai sukacita yang tidak bisa dihargai dengan harta dunia jika hidup baik.
Karena kebenaran memerdekakan kita, menjadikan hidup kita lebih baik. Berusahalah terus hidup dalam kebenaran, walau tidak mudah tetapi bisa, Tuhan akan memampukan kita.
Seperti yang dilakukan oleh Ishak yang terus berusaha menggali sumur dengan berpindah-pindah, tetapi tidak putus asa, sampai mendapatkan yang terbaik.
Jadi jangan putus asa walau terasa berat, bersabar dalam kesusahan dan kelemahan dan bertekun dalam doa. Percayalah Tuhan yang akan memberikan kekuatan dan kemampuan kepada kita untuk melalui semua rintangan dan cobaan.
Tuhan Yesus memberkati
No comments:
Post a Comment