Monday, June 24, 2019

Mengasihi musuh

Mengasihi musuh

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (Lukas 6:27)

Ada prinsip yang beberapa orang terapkan dalam kehidupan mereka yaitu jika seseorang baik maka dia bisa lebih baik,  tetapi jika orang tersebut jahat dia akan bisa lebih jahat. Prinsip tersebut tidak berlaku bagi kita orang percaya,  karena Yesus mengajarkan untuk mengasihi orang bahkan musuh sekalipun.

Tidaklah mudah melakukan firman ini,  jika hati kita terlalu sakit dan menyimpan sakit hati itu. Ada kalimat bagus yang bisa kita pakai untuk dijadikan moto yaitu "tuliskan di atas pasir semua yang buruk dan menyakitkan,  tuliskan di atas batu semua yg baik". Melupakan hal yg buruk dan mengingat hal yang baik  akan menenangkan hati.

Janji Tuhan akan mendamaikan kita dengan musuh jika kita hidup berkenan kepada Tuhan.

TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia.  (Amsal 16:7)

Kebanyakan dari kita mengucapkan syukur jika musuh kita terkena musibah atau celaka,  tetapi Tuhan mengajarkan kita untuk tidak membiarkan bahkan menolong musuh kita.

Apabila engkau melihat rebah keledai musuhmu karena berat bebannya, maka janganlah engkau enggan menolongnya. Haruslah engkau rela menolong dia dengan membongkar muatan keledainya. (Keluaran 23:5)

Mulai hari ini kita mau belajar hidup berkenan kepada Tuhan, mengasihi orang yang sudah membenci, merugikan, memfitnah dan semua hal yang membuat sakit hati dengan melupakan yang sudah terjadi, memberkati dengan mendoakan yang terbaik baginya. Mohon pertolongan Tuhan agar diberikan kemampuan mengampuni dan mengasihi dengan sepenuh hati agar tidak ada beban sakit hati dan kepahitan.

Tuhan Yesus memberkati kita.

No comments:

Post a Comment